Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ali Larijani Sebut AS dan Sekutu Gagal Total dalam Rencana Memcah Belah Iran

Redaksi Lombok Post • Minggu, 8 Maret 2026 | 14:31 WIB

Ali Larijani
Ali Larijani
LombokPost– Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) beserta sekutunya telah gagal mewujudkan rencana untuk menghancurkan kedaulatan Iran.

Dalam wawancara pada Sabtu (7/3/2026), Larijani menegaskan bahwa solidaritas bangsa dan manajemen negara di masa perang menjadi kunci utama dalam menggagalkan agenda kekuatan asing tersebut.


Larijani menyoroti pernyataan terbaru dari Presiden AS Donald Trump dan para aktor regional yang secara eksplisit menunjukkan keinginan untuk memecah belah Iran.Menurutnya, pihak lawan tidak hanya menginginkan perubahan politik kecil, melainkan penghancuran total.

“Tujuan utama mereka sebenarnya adalah untuk menghancurkan Iran,” kata Larijani. Ia menambahkan bahwa klaim AS mengenai adanya disintegrasi di dalam negeri Iran adalah bukti nyata dari tujuan awal mereka sejak perang dimulai.

Larijani menilai AS telah melakukan kesalahan perhitungan yang fatal karena gagal memahami karakteristik kawasan Asia Barat, khususnya Iran.

“Mereka berpikir bahwa pola yang sama yang mereka alami di beberapa negara seperti Venezuela dapat terulang di Iran, padahal kondisinya sangat berbeda di sini,” ujarnya.

Persatuan Nasional dan Pengalaman Sejarah
Meskipun mengakui adanya perbedaan pendapat di dalam negeri, Larijani meyakini bahwa rakyat Iran memiliki kesadaran sejarah dan budaya yang dalam untuk tidak bekerja sama dengan kekuatan asing dalam memecah belah bangsa.

Ia menekankan bahwa masyarakat telah belajar dari campur tangan Amerika di Irak dan Afghanistan, yang menurutnya hanya demi kepentingan sepihak AS, bukan demi kemanusiaan.

“Kenyataannya adalah bahwa rakyat Iran mungkin memiliki pandangan yang berbeda, tetapi mereka bersatu dalam masalah Iran dan integritas teritorial negara,” tutur Larijani.

Peringatan Keras bagi Negara Tetangga
Di sisi lain, pejabat keamanan tinggi Iran ini juga memberikan peringatan serius kepada negara-negara di kawasan. Iran berkomitmen menjaga persahabatan, namun tidak akan mentoleransi penggunaan wilayah tetangga sebagai pangkalan militer agresor.

Larijani menegaskan bahwa jika sebuah pangkalan di negara tetangga digunakan oleh Amerika Serikat untuk melancarkan operasi terhadap Iran, maka Republik Islam tidak akan ragu untuk melakukan aksi balasan.

“Negara-negara di kawasan ini harus tahu bahwa mereka tidak bisa sekaligus menyatakan berpihak pada Iran dan membiarkan pangkalan-pangkalan tersebut digunakan untuk melawan Iran,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini bersifat berkelanjutan dan merupakan hak sah Iran untuk membela diri di bawah hukum internasional.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Ali Larijani #Israel #amerika #iran #as