Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disperin Perkuat Sinergi dengan Komunitas Industri NTB

GG
PERKUAT SINERGI: Pertemuan antara Dinas Perindustrian NTB dengan sejumlah komunitas industri di NTB, beberapa hari lalu. (Ist/lombok post)
PERKUAT SINERGI: Pertemuan antara Dinas Perindustrian NTB dengan sejumlah komunitas industri di NTB, beberapa hari lalu. (Ist/lombok post)

LombokPost-Program industrialisasi di NTB terus didorong dan ditingkatkan.


Advertisement

Salah satu upaya untuk mewujudkan itu, Dinas Perindustrian NTB memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh komunitas industri. Tidak hanya sebatas industri, kolaborasi juga dilakukan di sektor lain, seperti eduwisata.

Kepala Dinas Perindustrian NTB Nuryanti mencontohkan seperti Sirkuit Mandalika Lombok Tengah. Di samping sebagai tempat balapan, juga diharapkan memberi ruang kolaborasi antarkomunitas industri dengan sekolah di NTB.

”Hal itu untuk mengoptimalkan potensi wisata edukasi, memberikan pengalaman berharga kepada anak didik dan mengembangkan sirkuit sebagai destinasi multi-fungsi,” ujarnya.

Advertisement

Tak hanya itu, sinergitas dengan stakeholder seperti industri kecil menengah (IKM) dan komunitas lainnya dinilai menjadi krusial. IKM membutuhkan mediasi untuk promosi. Sementara eduwisata memerlukan dukungan audio visual dalam era digitalisasi. ”Diharapkan komunitas film, ekspor, budaya, dan lainnya yang tergabung dalam komunitas industri (KOIN) bersinergi dalam memperkuat branding media, mendorong pertumbuhan industrialisasi yang lebih baik di NTB,” jelasnya.

Dalam konteks ini, pihaknya berharap sinergi yang kuat antara stakeholder, komunitas industri, dan pelaku pendidikan. Untuk memberikan dorongan signifikan untuk mencapai target industrialisasi 2024. Dengan dukungan komunitas film, ekspor, budaya, serta sektor lainnya, NTB diharapkan dapat tampil sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. ”Salah satu target diskusi kami, komunitas industri ini berharap kepada Disperin atau Pemprov NTB bisa segera merealisasikan banyak hal,” bebernya.

”Seperti menghidupkan kembali Meninting Bike Park. Sebab semuanya sepakat untuk bisa mengembangkan dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Advertisement

Lebih lanjut dikatakannya, sejumlah komunitas yang dihadirkan dalam diskusi tersebut. Di antaranya komunitas Basement, Youtuber Lotim. Kemudian komunitas Bisa Ekspor Lombok, IOT Mataram NTB, Cinta Berkain Indonesia, Ramekan.id, Asosiasi Kopi, NICe, Lombok Phonegraphy. Ada juga Bengkel Aktor Lombok, Art Community, We Save NTB, Cendikia Robotic, dan Besiru. (fer/r9)

 

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

ITDC: 769 UMKM di MotoGP Mandalika 2026 Raup Omzet Rp 2,94 Miliar

ITDC: 769 UMKM di MotoGP Mandalika 2026 Raup Omzet Rp 2,94 Miliar

Ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memberikan dampak ekonomi signifikan bagi pelaku usaha lokal di kawasan Mandalika.

Tinjau Pasar Pemenang, Dubes Australia Apresiasi Penguatan Ekonomi dan Mitigasi Bencana Lombok Utara

Tinjau Pasar Pemenang, Dubes Australia Apresiasi Penguatan Ekonomi dan Mitigasi Bencana Lombok Utara

Penguatan ekonomi masyarakat, ketahanan pangan, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi bagian penting dalam membangun daerah yang l

Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Warga Lombok Timur Terima Pelatihan UMKM

Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Warga Lombok Timur Terima Pelatihan UMKM

Pemerintah Provinsi NTB terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer