Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

55.530 SID Baru Tumbuh di NTB Sepanjang 2025

G
Penulis: Geumerie Ayu❯
SEKURITAS SAHAM: Sejumlah sekuritas saham yang ada di kantor BEI NTB di Mataram.
SEKURITAS SAHAM: Sejumlah sekuritas saham yang ada di kantor BEI NTB di Mataram.

 


Advertisement

LombokPost – Literasi dan partisipasi masyarakat NTB di pasar modal menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025.

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) NTB mencatat 55.530 Single Investor Identification (SID) baru tercipta. Total investor pasar modal di NTB menembus 209.300 orang.

Kepala Kantor Perwakilan BEI NTB, Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi program literasi, edukasi, dan aktivasi pasar modal secara masif di seluruh NTB.

Advertisement

“Selama tahun 2025, kami telah melaksanakan 1.074 kegiatan edukasi, baik secara offline maupun online,” kata Sandiana.

Dari total kegiatan tersebut, 374 kegiatan dilaksanakan langsung BEI NTB. Sedangkan 700 kegiatan lainnya digelar melalui jaringan Galeri Investasi yang tersebar di universitas, sekolah, pesantren, hingga desa-desa.

Tercatat, 18.873 peserta mengikuti kegiatan Sekolah Pasar Modal. Sementara 434.195 peserta lainnya mengikuti program non Sekolah Pasar Modal.

Advertisement

Angka ini mencerminkan semakin luasnya jangkauan literasi pasar modal di daerah.

Untuk mendukung program tersebut, BEI NTB secara proaktif memperluas jaringan distribusi melalui berbagai kanal.

Mulai dari Galeri Investasi, perusahaan sekuritas, manajer investasi, hingga komunitas investor. Hingga Desember 2025, BEI NTB telah mendirikan 35 Galeri Investasi di seluruh NTB.

Pertumbuhan jumlah investor juga menunjukkan pergeseran pola investasi masyarakat. Menurut Sandiana, investor di NTB kini tidak hanya berfokus pada saham, tetapi mulai melirik produk lain seperti reksadana dan obligasi.

“Ini menandakan masyarakat NTB mulai memilih produk investasi secara lebih bervariasi, baik investor ritel maupun institusi,” ujarnya.

Sejumlah program unggulan turut mendorong peningkatan literasi tersebut. Di antaranya Sekolah Pasar Modal reguler dan nonreguler yang dapat diikuti masyarakat secara gratis.

BEI NTB juga menyelenggarakan program Guru Hebat Cerdas Investasi se-Lombok serta memberikan dukungan terhadap program Kota Wakaf Mataram.

Memasuki 2026, BEI NTB memastikan tetap berfokus pada tiga pilar utama, yakni literasi, inklusi, dan aktivasi pasar modal.

Selain itu, pendalaman pemahaman terhadap produk-produk baru seperti waran terstruktur dan Exchange Traded Fund (ETF) juga akan diperkuat.

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Investor Berdatangan, Infrastruktur Mandalika Perlu Diperkuat

Investor Berdatangan, Infrastruktur Mandalika Perlu Diperkuat

Gelaran MotoGP Mandalika 2026 semakin menarik minat investor untuk mengembangkan kawasan pariwisata Mandalika, Lombok Tengah

Investor Global Ikut Membangun Mandalika, Okupansi Hotel Saat MotoGP 2026 Tembus 100 Persen

Investor Global Ikut Membangun Mandalika, Okupansi Hotel Saat MotoGP 2026 Tembus 100 Persen

Investor global tercatat mulai masif menanamkan modal mereka untuk membangun berbagai fasilitas akomodasi seperti hotel dan vila di kawasan

Investor di Lombok Timur Diminta Laporkan Realisasi Investasi

Investor di Lombok Timur Diminta Laporkan Realisasi Investasi

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur mengevaluasi laporan realisasi investasi para pelaku usaha

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer