
LombokPost - Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) akan digelar mulai Mei mendatang. Badan Pusat Statistik (BPS) NTB mulai melakukan sosialisasi dan memperkuat sinergi data pelaku usaha.
Pejabat Fungsional Madya BPS NTB Safwan menjelaskan, SE2026 merupakan agenda besar sepuluh tahunan.
Tujuannya, memotret peta kekuatan ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Mulai dari usaha mikro hingga korporasi besar.
Pelaksanaan SE2026 berlandaskan UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Sensus ini dijadwalkan akan berlangsung serentak di seluruh penjuru tanah air mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
“Menjelang SE2026 ini, kami memperkuat sinergi data pelaku usaha dengan OPD terkait,” ujarnya, Kamis (9/4).
Lebih dari sekadar pendataan jumlah usaha, SE2026 dirancang untuk menghasilkan informasi mendalam yang relevan dengan perkembangan zaman.
Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Rekrutmen Petugas Sensus Ekonomi 2026, Gajinya Sampai Rp 5 Juta per Bulan
Di antaranya, struktur ekonomi yang di dalamnya berisi gambaran komposisi sektor usaha di NTB.
Kemudian karakteristik usaha, berupa profil detail mengenai cara kerja dan skala operasional pelaku usaha.
Terakhir, ekonomi digital dan lingkungan berupa data mengenai sejauh mana pelaku usaha mengadopsi teknologi digital. “Serta kontribusinya terhadap keberlanjutan lingkungan,” sambungnya.
Pihaknya menekankan, SE2026 bukan sekadar urusan administratif pemerintah. Kegiatan ini memiliki manfaat langsung bagi dunia usaha.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




