Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengusaha Hotel Putar Otak Hadapi Hunian Lesu

G
Penulis: Geumerie Ayu❯
HUNIAN LESU: Sebuah hotel di Senggigi, Lombok Barat, beberapa waktu lalu. (IVAN/LOMBOK POST)
HUNIAN LESU: Sebuah hotel di Senggigi, Lombok Barat, beberapa waktu lalu. (IVAN/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost - Perhotelan NTB, khususnya kategori city hotel, tengah menghadapi tantangan berat pada triwulan pertama tahun 2026.

Kombinasi periode low season yang berbarengan dengan momentum Ramadan membuat tingkat hunian kamar atau okupansi hotel merosot tajam.

Kondisi ini memaksa para pelaku usaha hotel untuk memutar otak dalam menjaga keberlangsungan operasional. Terlabih di tengah minimnya kunjungan wisatawan dan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

Ketua Asosiasi Hotel Kota Mataram (AHM) I Made Adiyasa mengatakan, penurunan okupansi pada awal tahun sebenarnya merupakan pola tahunan. Namun, tahun ini dirasakan lebih menantang bagi para pengusaha hotel.

"Tahun ini makin tertekan karena bertepatan dengan momentum Ramadan," ujar Adiyasa.

Advertisement

Menurut data AHM, rata-rata tingkat hunian hotel di Mataram saat ini hanya berada di kisaran 20-35 persen.

Angka ini jauh dari ambang batas ideal untuk mencapai keuntungan optimal, mengingat biaya operasional hotel yang tetap berjalan tinggi.

Meski kondisi saat ini masih belum menggembirakan, para pelaku industri perhotelan tetap optimis menatap sisa tahun 2026. Harapan besar kini digantungkan pada rencana penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun ini.

Adiyasa menegaskan, event olahraga berskala besar merupakan penyelamat yang paling dinanti untuk mendongkrak angka hunian yang sedang lesu. "Kalau Juli jadi Porprov, pasti bagus. Itu bisa mendongkrak hunian hotel secara signifikan," tegasnya.

Event tersebut diprediksi akan mendatangkan ribuan atlet, official, hingga penonton dari 10 kabupaten/kota di NTB. Kehadiran massa dalam jumlah besar ini secara otomatis akan memenuhi kamar-kamar hotel. Terutama di wilayah Kota Mataram yang menjadi pusat kegiatan.

Advertisement
Editor : Redaksi
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Tiga UMKM Asal Loteng Sabet Penghargaan Pemuda Pelopor Desa NTB 2026

Tiga UMKM Asal Loteng Sabet Penghargaan Pemuda Pelopor Desa NTB 2026

Tiga UMKM binaan ITDC dari Lombok Tengah sukses menyabet penghargaan dalam ajang Pemuda Pelopor Desa Tingkat Provinsi NTB 2026

Dana Bantuan 10.500 UMKM di Lombok Timur Kembali Disalurkan

Dana Bantuan 10.500 UMKM di Lombok Timur Kembali Disalurkan

Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop) Lombok Timur (Lotim) kembali menyalurkan bantuan modal usaha bagi 10.500 pelaku UMKM di Lotim.

Mendag Budi Santoso Buka Akses Ekspor UMKM NTB Lewat Jaringan Perdagangan di 33 Negara

Mendag Budi Santoso Buka Akses Ekspor UMKM NTB Lewat Jaringan Perdagangan di 33 Negara

Mendag buka akses ekspor untuk UMKM NTB melalui jaringan perdagangan RI di 33 Negara, demi jangkau buyer Internasional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer