
LombokPost - Gerabah Banyumulek, Lombok Barat adalah salah satu kreasi NTB yang mampu tembus pasar internasional.
Dalam setahun terakhir, para perajin melaporkan adanya lonjakan permintaan ekspor yang signifikan, terutama dari Eropa.
Keunikan desain dan kualitas material yang berbeda dari daerah lain membuat gerabah Banyumulek tetap menjadi primadona.
Baca Juga: Inovasi Painting Gerabah Banyumulek Jadi Primadona
Zaenudin, salah satu perajin mengatakan, rahasia keunggulan produk mereka terletak pada bahan baku tanah liatnya yang sangat spesifik.
“Bahan baku kami ini unik karena tercampur dengan tanah yang mengandung unsur emas, perak, dan tembaga. Karakteristik ini membuat kualitas serta tampilan akhirnya berbeda dan sulit ditiru oleh daerah lain,” jelas Zaenudin.
Produk yang dihasilkan sangat variatif. Mulai dari pernak-pernik seharga Rp 5.000 hingga karya artistik besar senilai Rp 500.000 per unit.
Kendalanya, sistem pembuatan yang masih tradisional membuat perajin kewalahan memenuhi pesanan berskala besar.
Karenanya menurut Zaenudin, sudah saatnya ada modernisasi sistem tanpa menghilangkan nilai seni tradisional.
“Kami butuh bimbingan teknologi atau bahkan fasilitas produksi berskala pabrik agar permintaan masal untuk ekspor bisa terpenuhi tepat waktu,” tambahnya.
Turut dijelaskan, kondisi ekonomi global, termasuk kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok, mau tidak mau memengaruhi biaya produksi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




