Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertegas Hak Paten Gerabah Banyumulek

G
Penulis: Geumerie Ayu❯
SOSIALISASI: Kanwil Kemenkum NTB melaksanakan Sosialisasi dan Koordinasi Indikasi Geografis (IG) Gerabah Banyumulek di Desa Banyumulek, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (15/7). (IST/LOMBOK POST)
SOSIALISASI: Kanwil Kemenkum NTB melaksanakan Sosialisasi dan Koordinasi Indikasi Geografis (IG) Gerabah Banyumulek di Desa Banyumulek, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (15/7). (IST/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost – Gerabah Banyumulek, Lombok Barat, rentan risiko klaim komersial sepihak dan pemalsuan motif di pasar global.

Menyadari hal tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) NTB menggeber akselerasi sertifikasi Indikasi Geografis (IG) untuk produk Gerabah Banyumulek.

Langkah hukum strategis ini dikonsolidasikan langsung melalui forum koordinasi. Melibatkan Dinas Perindustrian, Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Lombok Barat, serta tim peneliti dari Universitas Mataram (Unram).

Advertisement

Bukan sekadar urusan legalitas di atas kertas, kepemilikan sertifikat Indikasi Geografis ini merupakan instrumen ekonomi makro.

Label hukum tersebut akan mengunci keaslian produk dan menjaga reputasi kualitas bentukan tanah lokal. Sekaligus mendongkrak nilai jual gerabah di pasar ekspor mancanegara.

Advertisement

Kakanwil Kemenkum NTB I Gusti Putu Milawati menegaskan, perlindungan kekayaan intelektual komunal ini membutuhkan sinergi. Sinergi antara birokrasi, akademisi, dan masyarakat adat.

"Sertifikasi Indikasi Geografis adalah benteng hukum agar reputasi, karakteristik unik, dan kualitas tinggi Gerabah Banyumulek tidak dieksploitasi oleh pihak luar. Ini adalah langkah menaikkan kelas produk kriya lokal agar memiliki posisi tawar komersial yang tinggi di pasar internasional," tegas Milawati.

Di balik ambisi menembus pasar global, diskusi bersama perajin menyingkap kerentanan serius pada keberlanjutan industri ini.

Perajin mengeluhkan rendahnya minat dan putusnya rantai regenerasi seni pembuatan gerabah di kalangan generasi muda Banyumulek.

Memutus benang kusut tersebut, Pemkab bersama FMIPA Universitas Mataram merancang skema baru.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

UD Barokah, Tiga Dekade Jaga Eksistensi Gerabah Penakak Lombok Timur

UD Barokah, Tiga Dekade Jaga Eksistensi Gerabah Penakak Lombok Timur

Di tengah perubahan zaman dan tantangan pasar, Henli Candra Sulistiani memilih bertahan  menjaga warisan gerabah bersama UD Barokah.

Gerabah Banyumulek Terancam Krisis Penerus, Perajin Banyumulek Didominasi Kini Usia 40 Tahun Keatas

Gerabah Banyumulek Terancam Krisis Penerus, Perajin Banyumulek Didominasi Kini Usia 40 Tahun Keatas

Industri kerajinan gerabah khas Desa Banyumulek menghadapi ancaman krisis regenerasi perajin secara serius. Kondisi tersebut tercermin kini.

Cerita Henli Candra Sulistiani Menjaga Warisan Gerabah Penakak

Cerita Henli Candra Sulistiani Menjaga Warisan Gerabah Penakak

Dusun Penakak, Desa Masbagik Timur, Kecamatan Masbagik, menjadi salah satu sentra kerajinan gerabah di Lombok Timur (Lotim).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer