
LombokPost – Masyarakat NTB diminta tidak melakukan pembelian beras secara berlebihan selama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Perum Bulog Kantor Wilayah NTB memastikan ketersediaan beras dalam kondisi aman.
Jumlah stok beras di gudang Bulog NTB mencapai sekitar 279 ribu ton.
Cadangan tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 27 bulan ke depan.
Baca Juga: Dampak Kebakaran Asrama MA Mu'allimin NW Anjani, Perlengkapan Sekolah Santri Ikut Ludes Terbakar
“Jadi masyarakat tidak perlu waswas dan panik,” ujar Pimwil Bulog NTB Mara Kamin Siregar.
Menurutnya, besarnya cadangan beras menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas pasokan.
Terutama ketika permintaan masyarakat berpotensi meningkat menjelang Maulid.
Bulog pun terus melakukan intervensi pasar. Beras digelontorkan setiap hari melalui pasar tradisional, ritel modern, hingga Rumah Pangan Kita (RPK) binaan.
“Kami setiap hari berkoordinasi dengan teman-teman di pasar dan TPID untuk menggelontorkan beras ke pasaran,” sambungnya.
Dari hasil pemantauan, harga beras di sejumlah pasar masih relatif normal.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




