
LombokPost – Menjelang pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026, persoalan kesiapan transportasi mulai mendapat perhatian serius.
DPD Organda NTB meminta PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) segera menetapkan dan mengumumkan pengelola transportasi shuttle bus, untuk mendukung mobilitas penonton.
Ketua DPD Organda NTB Junaidi Kasum mengatakan, kebutuhan shuttle bus di kawasan Sirkuit Mandalika diperkirakan mencapai sekitar 130 unit.
Dengan kebutuhan sebesar itu, kepastian mengenai pengelolaan transportasi tidak boleh ditunda hingga mendekati hari pelaksanaan MotoGP.
“Jangan sampai seperti tahun sebelumnya, H-1 minggu baru diumumkan pemenangnya. Akhirnya teman-teman pengusaha transportasi hanya pasrah dan kendaraan dari luar yang masuk,” ujar Junaidi.
Menurutnya, pengusaha transportasi di NTB sebenarnya memiliki armada yang cukup untuk ikut menyukseskan MotoGP Mandalika.
Namun, para pelaku usaha membutuhkan informasi lebih awal, mulai dari jumlah kendaraan yang diperlukan, jenis armada, rute pelayanan, hingga skema pembiayaan.
Kepastian sejak dini dinilai penting agar pengusaha lokal dapat menyiapkan kendaraan tanpa mengganggu pelayanan transportasi reguler.
Dengan demikian, dukungan terhadap MotoGP tidak justru mengorbankan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi sehari-hari.
“Kalau diberitahu lebih cepat, teman-teman bisa mengatur. Misalnya menyediakan dua atau tiga unit dan seterusnya,” katanya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




