Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Unik, Minuman Susu Dibuat Seperti SPBU, Pertamilk Namanya

Galih Mega Putra S • Rabu, 15 Mei 2024 | 14:08 WIB
UNIK: Salah satu kontainer Pertamilk yang hadir dalam kegiatan bazar UMKM di Halaman Kantor Perum Bulog NTB, pekan lalu. (ferial/LombokPost)
UNIK: Salah satu kontainer Pertamilk yang hadir dalam kegiatan bazar UMKM di Halaman Kantor Perum Bulog NTB, pekan lalu. (ferial/LombokPost)

LombokPost-Bisnis waralaba aneka jenis minuman di Lombok kini semakin menjamur.

Ide dan konsep yang beragam dan menarik perhatian ditawarkan.

Salah satu yang sedang naik daun adalah waralaba minuman bernama Pertamilk yang sudah beroperasi di sejumlah titik di Pulau Lombok.

Ini merupakan brand minuman susu menyegarkan yang dipadukan dengan konsep ala SPBU alias pom bensin.

Sesuai konsepnya, Pertamilk disajikan alat dan perlengkapan yang mirip seperti di pom bensin. Selain konsep yang unik, pilihan rasa minuman susunya pun cukup banyak dengan nama yang juga unik.

Di antaranya, rasa taro turbo, matcha revive, octane choco, berry boost, vanilla vortex, banana blitz, espresso fussion, mango fuel, nitro gum, dan velvet power.

Selain itu, ada juga matcha mix yang merupakan perpaduan antaran susu, kopi, dan matcha.

”Konsepnya dibuat menarik, kayak Pertamina gitu,” ujar SPG Pertamilk Nurul Fardianti, saat mengikuti bazar UMKM di Kantor Perum Bulog NTB, pekan lalu.

Keunikan lainnya dari waralaba ini, pembeli bisa merasakan sensasi mengisi susu ke dalam cup minumannya sendiri.

Tentunya menggunakan peralatan yang mirip di pom bensin, seperti petugas SPBU yang mengisi BBM ke kendaraan.

”Takarannya beda-beda, ada yang Rp 9.000, Rp 6.000, Rp 3.000 sudah penuh cup-nya,”

Dijelaskannya, Pertamilk ini dijual dengan harga sesuai ukuran cup. Di antaranya harga Rp 15 ribu untuk ukuran cup besar, dan Rp 10 ribu untuk cup lebih kecil.

Dalam sehari, Pertamilk ini bisa terjual hingga seratusan cup berbagai ukuran.

”Sehari bisa jual berapa, itu tergantung dari lokasinya,” sambung Nurul.

Kontainer pertamilk ini, kata dia, sudah tersedia di sejumlah titik di Lombok. Ada di depan toserba semisal Alfamart dan Indomaret, karena lokasinya dinilai strategis dan ramai.

Di Kota Mataram, salah satunya ada di depan eks Bandara Selaparang. Di kawasan tersebut dinilai sangat strategis karena merupakan deretan aneka kuliner. Kemudian ada di Kopang dan Praya, Lombok Tengah, bahkan sampai Lombok Timur.

”Biasanya titik yang bisa ditemui setiap hari itu ada di depan eks Bandara Selaparang itu. Di sana tiap hari ramai,” beber Nurul.

Pada momen car free day, jumlah minuman yang terjual lebih banyak dari hari biasanya. Pihaknya bisa mendapatkan penjualan hingga Rp 1.000.000 lebih pada momen itu.

Sedangkan di hari biasa, penjualannya diakui Nurul sekitar Rp 700.000.

”Lebih banyak memang ketika weekend, terutama saat car free day,” tandasnya. (fer/r9)

Editor : Kimda Farida
#UMKM #susu #waralaba