Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Generasi Muda Dominasi Pasar Reksa Dana, BCA Digital Perkuat Layanan Investasi Digital

Redaksi Lombok Post • Senin, 29 Desember 2025 | 23:22 WIB

TERUS BERGERAK: Karyawan memantau pergerakan harga saham di salah satu Sekuritaa di Jakarta, beberapa waktu lalu. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan naik 34,8 poin (0,51 persen) ke level 6.864. Kapi
TERUS BERGERAK: Karyawan memantau pergerakan harga saham di salah satu Sekuritaa di Jakarta, beberapa waktu lalu. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan naik 34,8 poin (0,51 persen) ke level 6.864. Kapi
LombokPost -- Dominasi investor muda dalam pasar reksa dana nasional terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per November 2025, jumlah investor reksa dana mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,45 persen.

Dari total populasi investor tersebut, kelompok usia di bawah 30 tahun kini mendominasi dengan porsi mencapai 54,23 persen. Adapun total nilai aset kelolaan (Asset Under Management) dari kelompok usia ini telah menembus angka Rp 51,82 triliun, yang sekaligus menegaskan terjadinya pergeseran besar dalam perilaku finansial generasi muda Indonesia.

Merespons pergeseran perilaku tersebut, BCA Digital terus memperkuat fitur bluInvest sebagai solusi investasi yang inklusif dan mudah diakses.

Head of Marketing & Communications BCA Digital, Ruli Himawan, menyatakan bahwa perubahan paradigma generasi muda terhadap investasi menuntut ketersediaan layanan yang sederhana.

“Dulu investasi dianggap mahal dan ribet. Sekarang anak muda justru memilih mulai dari nominal kecil tapi konsisten. Lewat bluInvest, kami ingin memastikan langkah awal itu terasa ringan dan relevan,” ujar Ruli di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Baca Juga: BCA dan Manulife Aset Manajemen Indonesia Hadirkan Reksa Dana Manulife Liquid Fund USD Kelas A

Menurut Ruli, kemudahan pengalaman digital telah menjadi standar baru di industri keuangan. Ia berpendapat bahwa aktivitas investasi seharusnya dapat dilakukan semudah melakukan transaksi harian lainnya.

“Investasi harus semudah top up e-wallet atau beli paket data. Itulah alasan kami terus memperkuat bluInvest agar seluruh proses investasi bisa dilakukan nyaman lewat satu aplikasi,” jelasnya.

Untuk memperkaya pilihan instrumen bagi nasabah, bluInvest telah terintegrasi dengan dua Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berlisensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni Moduit dan FUNDtastic. Melalui kolaborasi ini, pengguna dapat mengakses berbagai kategori produk reksa dana, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, hingga saham, yang disesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

Selain pengembangan infrastruktur digital, BCA Digital juga berkomitmen pada peningkatan literasi keuangan. Hal ini bertujuan agar para investor muda tidak hanya mampu memulai investasi, tetapi juga memahami profil risiko dan strategi diversifikasi yang tepat.

“Kami ingin bluInvest menjadi solusi nyata agar anak muda bisa memulai dan menjaga kebiasaan investasi yang sehat. Investasi harus terasa dekat dengan keseharian Sobatblu,” pungkas Ruli.

Editor : Redaksi Lombok Post
#reksa dana #BCA #ksei