
Rasa penasaran kerap menjadi awal seseorang mencoba rokok elektrik atau vape. Namun, kebiasaan yang awalnya sekadar coba-coba bisa berkembang menjadi ketergantungan. Kisah Irma dan Wahyu menjadi pengingat bahwa tidak semua kebiasaan mudah dihentikan.
----------
SIANG itu, aktivitas di sebuah toko rokok elektrik di Kota Mataram masih berlangsung. Sejumlah pengunjung datang silih berganti. Pemandangan tersebut menjadi gambaran semakin mudahnya produk vape ditemukan di tengah masyarakat.
Penggunaan rokok elektrik kini semakin terlihat, terutama di kalangan anak muda. Sebagian memulainya karena penasaran, mengikuti lingkungan pertemanan, atau sekadar ingin mencoba. Namun, di balik kebiasaan tersebut terdapat risiko ketergantungan nikotin yang tidak boleh dianggap remeh.
Ade Wahyu salah satunya. Pria asal Lombok Tengah itu tidak pernah menyangka rasa penasaran terhadap rokok elektrik akan membawanya pada kebiasaan baru.
Cerita itu bermula pada 2023. Seorang temannya baru pulang dari Malaysia dengan membawa perangkat pod. Wahyu yang sebelumnya menggunakan rokok konvensional tertarik melihat perangkat tersebut. Dia kemudian mencoba dan memutuskan membeli sendiri.
"Awalnya penasaran karena baunya enak dan simpel. Pertama kali coba langsung tertarik dan beli sendiri," cerita Wahyu saat ditemui di Ini Vapestore, Kamis (5/11).
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




