Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mengenal ASI ASLI, Inovasi Loteng yang Bersinar di Kancah Nasional untuk Bantu Guru Ukur Kemampuan Baca Siswa

Lestari Dewi • Kamis, 31 Oktober 2024 | 14:30 WIB
INOVASI DAERAH: Aplikasi ASI ASLI yang dikembangkan TALK Loteng ini adalah pemenang lomba SINOVA di Lombok Tengah.
INOVASI DAERAH: Aplikasi ASI ASLI yang dikembangkan TALK Loteng ini adalah pemenang lomba SINOVA di Lombok Tengah.

LombokPost-ASI ASLI mencuri perhatian dalam pameran pendidikan Gerak Nyata Aksi Pemulihan Pembelajaran (Gerak Mulia) oleh Kemendikbudristek.

Aplikasi yang membantu guru mengukur kemampuan baca siswa sekolah dasar (SD) ini pun bersinar di kancah nasional.

----------------------------

ASI ASLI adalah singkatan dari Aplikasi Asesmen Literasi Jenjang Sekolah Dasar.

Aplikasi ini dikembangkan Tim Akselerasi Literasi Numerasi Kabupaten (TALK) Lombok Tengah (Loteng).

Fungsinya membantu guru mengukur kemampuan membaca siswa.

Tahun 2023 lalu, ASI ASLI memenangkan lomba inovasi daerah atau Liga SINOVA di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Video aplikasi ASI ASLI ini pun viral di media sosial.

Lantaran memiliki peminat cukup tinggi ketika dikenalkan pada pameran pendidikan yang digelar Kemendikbudristek di Jakarta belum lama ini.

Ketua TALK Loteng Lalu Jazuli menuturkan, aplikasi ASI ASLI dibuat untuk mempermudah guru melakukan asesmen kemampuan membaca siswa SD.

Aplikasi ini memungkinkan guru untuk mendapatkan hasil asesmen yang komprehensif dan akurat dengan cepat.

ASI ASLI secara otomatis mengklasifikasikan siswa ke dalam beberapa level kemampuan, mulai dari tingkat mahir, cakap, dasar hingga tingkat membutuhkan intervensi khusus.

“Tidak hanya sekadar nilai, ASI ASLI juga memberikan analisis tentang di mana siswa mengalami kesulitan,” jelas Lalu Jazuli.

ASI ASLI bisa diakses dengan mudah. Guru tinggal mengakses tautan ASI ASLI di https://ee.humanitarianresponse.info/x/QtdEtKba.

Guru dapat menggunakan ponsel maupun komputer untuk mengakses aplikasi ini dari mana saja. ASI ASLI juga menyediakan panduan operasional.

Guru tinggal melakukan asesmen individual kepada siswanya.

Setelah asesmen selesai, guru tidak perlu lagi melakukan analisis.

ASI ASLI sudah langsung menyediakan data dan level kemampuan siswa.

Dari kemampuannya ini, ASI ASLI dapat digunakan sebagai alat asesmen formatif, sehingga guru bisa mengukur perkembangan kemampuan anak secara terus-menerus.

”Penggunaan ASI ASLI tidak hanya mengurangi beban waktu guru untuk melakukan asesmen dan analisis hasil, tetapi juga mengurangi biaya karena tidak perlu menggandakan alat asesmen terus-menerus,” ungkapnya.

Lantas dari mana lahirnya aplikasi ASI ASLI? Akademisi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram (FKIP UNRAM) Lalu Hamdian menjelaskan, perjalanan aplikasi ini dimulai pada Februari 2021 saat Loteng bermitra dengan FKIP UNRAM untuk melaksanakan Program Semua Anak CERDAS (Cakap Literasi dan Numerasi Dasar).

Program ini bertujuan merespons rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa di Loteng.

Implementasi Program Semua Anak CERDAS didukung Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI), sebuah kemitraan antara Australia dengan Indonesia di bidang pendidikan.

FKIP UNRAM mendesain Program Semua Anak CERDAS dengan model partisipatif dan konsultatif.

Semua pihak terlibat dalam mencari solusi untuk memperbaiki hasil literasi dan numerasi siswa.

Sebuah kegiatan besar bertajuk Rembuk Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah diadakan untuk menampung masukan dari semua pihak.

“Kami melibatkan banyak pihak untuk memastikan solusi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan Lombok Tengah,” tegas Hamdian.

Pelatihan dan pendampingan yang diberikan berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam mengajarkan literasi.

Guru mulai terbiasa melakukan asesmen literasi berbasis kertas, baik menggunakan asesmen hasil adaptasi pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) maupun alat asesmen literasi yang ada di platform pendidikan lain.

Namun, karena guru masih harus melakukan asesmen ini secara manual, sehingga mereka kesulitan mendapatkan level kemampuan siswa dengan cepat.

Guru harus menghabiskan banyak waktu untuk menganalisis hasil asesmen. Guru membutuhkan pendekatan asesmen yang lebih cepat, efektif, dan efisien.

Dinas Pendidikan Loteng menyadari kebutuhan ini dengan menawarkan solusi digitalisasi.

Disdik membentuk Tim Akselerasi Literasi Numerasi Kabupaten (TALK) untuk mengembangkan alat asesmen literasi berbasis website, yang kemudian dinamai ASI ASLI.

Tim pengembang aplikasi kini ini terdiri dari staf dinas, pengawas, dan kepala sekolah. Setelah beroperasi, aplikasi tidak hanya membantu guru-guru di Loteng, tetapi juga digunakan secara luas oleh guru-guru dari daerah lain di NTB. Guru dari kabupaten dan kota mana saja bisa menggunakan ASI ASLI secara gratis. (lestari dewi/r11)

Editor : Kimda Farida
#Talk #asli #ASI #Inovasi