Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lima Tahun Pelaksanaan Program AMMAN Scholars, Apa Saja Hasilnya?

Lombok Post Online • Senin, 20 Oktober 2025 | 18:39 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

AMMAN Scholars resmi dimulai tahun 2021 lalu. Beasiswa pendidikan menengah kejuruan ini berhasil mengirim ratusan anak-anak Sumbawa Barat dan Sumbawa ke sejumlah SMK unggulan pulau Jawa. Berikut catatannya.

Gelak tawa 46 siswa penerima program AMMAN Scholars tahun 2025 seketika pecah menjadi tangisan perpisahan, saat bus yang mereka ditumpangi perlahan meninggalkan Central, kediaman wakil bupati Sumbawa Barat.

Malam itu, suasana pelepasan yang awalnya dipenuhi kebahagiaan berubah menjadi lautan kesedihan mendalam.

Lambaian tangan mereka seakan menyimpan perpisahan mendalam dengan orang tua dan keluarga tercinta.

Ya, 46 siswa/siswi terbaik asal Kabupaten Sumbawa Barat itu sementara waktu akan tinggal di tanah rantau.

Mereka meninggalkan tanah kelahirannya, Sumbawa Barat untuk menempuh pendidikan di tujuh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terbaik di Kota Kudus, Malang dan Ponorogo.

‘’Jaga nama baik daerah, 46 orang ini duta terbaik Kabupaten Sumbawa Barat,’’ harap Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah W Musyafirin saat melepas keberangkatan penerima beasiswa AMMAN Scholars 2025.

Dari atas panggung, wabup perempuan pertama KSB ini awalnya sempat larut dalam suasana bahagia. Tapi itu tak lama, raut wajah ibu tiga anak ini seketika berubah, ada kesedihan mendalam, matanya berkaca-kaca ketika menatap 46 remaja di depannya.

‘’Sebagai orang tua, saya ikut merasakan bahagia juga sedih. Bahagia karena dapat beasiswa, sedihnya ada orang tua harus berpisah dengan anak. Tapi satu hal penting mereka ini adalah generasi dan harapan masa depan Sumbawa Barat,’’ katanya.

Tak lupa, Hj Nani sapaan akrab nenek tiga orang cucu ini mengucapkan terima kasih kepada AMMAN MINERAL.

Ia mengapresiasi langkah maju yang dilakukan perusahaan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Sumbawa Barat.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih. Program ini sangat bermanfaat bagi generasi KSB ke depan,” ungkapnya.

AMMAN Scholars merupakan salah satu bagian dari program PPM yang dijalankan AMMAN. Sejak diluncurkan tahun 2021 lalu, perusahaan tambang tembaga dan emas ini telah mengirim 239 orang pelajar dari Kabupaten Sumbawa Barat maupun Sumbawa.

‘’Program ini memasuki tahun ke lima. Peserta AMMAN Scholars ini disebar di tujuh SMK unggulan dengan 12 program keahlian. 78 orang di antaranya berhasil menyelesaikan studi,’’ kata Vice President Social Impact AMMAN, Priyo Pramono.

Beasiswa AMMAN Scholars merupakan wujud nyata dan langkah strategis perusahaan dalam pengembangan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di KSB maupun Sumbawa.

‘’Program ini investasi jangka panjang. Sangat relevan, sesuai kebutuhan industri saat ini,’’ paparnya.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

Priyo menjelaskan, 12 program keahlian itu meliputi animasi 3D, desain grafis, teknik grafika, Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG),

Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), program busana, kecantikan dan SPA, teknik mesin, teknik mekatronika, teknik ketenagalistrikan hingga teknik alat berat.

‘’Mereka tersebar di SMK Raden Umar Said, SMK NU Maarif, SMK NU Banat, SMK PGRI 1 di Kota Kudus. Sebagian di SMK Wisudha Karya dan SMK Brantas Karangkates Malang serta SMK PGRI 2 Ponorogo,’’ jelasnya.

AMMAN meyakini, pendidikan adalah kunci utama mencapai kemajuan berkelanjutan. Program ini terbuka untuk seluruh anak-anak di Kabupaten Sumbawa Barat maupun Sumbawa.

‘’AMMAN Scholars menjadi salah bukti nyata dukungan perusahaan terhadap pendidikan di daerah. Program ini konsisten dan berkelanjutan,’’ janjinya.

Program ini semakin banyak diminati. Data AMMAN, pendaftar program beasiswa SMK unggulan ini bertambah dari tahun ke tahun.

‘’Tahun ini saja, pendaftarnya sebanyak 470 orang. Setelah melalui empat tahapan seleksi terpilih 46 orang,’’ katanya.

Program AMMAN Scholars merupakan inisiatif perusahaan untuk menyediakan pendidikan dan pelatihan vokasi bagi anak-anak KSB dan Sumbawa.

Tujuannya, menciptakan generasi muda unggul dan kompetitif serta memberikan dampak sosial berkelanjutan dan terukur.

Program beasiswa AMMAN sendiri meliputi beasiswa SMK unggulan, beasiswa D3 unggulan hingga program pengembangan karier di bidang sepak bola melalui Football Fellowship bersama klub PSS Sleman.

Metode pendidikan vokasi seperti ini menjadi salah satu cara efektif membuka peluang kerja bagi masyarakat. Dirancang sesuai kebutuhan industri dan visi pemerintah memajukan Sumbawa Barat. ‘’Program beasiswa pendidikan vokasi, kami berkolaborasi dengan mitra yang kompeten,’’ katanya.

Suasana bahagia mewarnai pelepasan peserta beasiswa AMMAN Scholars tahun 2025. Tahun ini AMMAN MINERAL mengirim 46 siswa ke tujuh SMK unggulan di Kudus, Malang dan Ponorogo.
Suasana bahagia mewarnai pelepasan peserta beasiswa AMMAN Scholars tahun 2025. Tahun ini AMMAN MINERAL mengirim 46 siswa ke tujuh SMK unggulan di Kudus, Malang dan Ponorogo.

Sejak tahun 2021, AMMAN telah bermitra dengan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan, satu perguruan tinggi dan satu klub sepak bola profesional nasional untuk menyalurkan bakat dan minat anak-anak KSB dengan bantuan penuh. Baik dari sisi biaya pendidikan, pelatihan keterampilan hingga pendampingan karier bagi para penerima manfaat.

Bentuk nyata keberhasilan dari program AMMAN Scholars

Selain melahirkan dan mencetak tenaga kerja terampil siap pakai dimasing-masing bidang, AMMAN Scholars terbukti efektif memberikan kontribusi besar bagi pengembangan SDM di Sumbawa Barat.

Salah satunya dirasakan Khaidar, siswa asal Taliwang yang menempuh pendidikan SMK Raden Umar Said, Kudus.

Khaidar merupakan penerima beasiswa angkatan ke dua AMMAN Scholars tahun 2022. Remaja ini menorehkan prestasi luar biasa, ia terpilih dan terlibat langsung pada pembuatan film animasi Nyla.

Flim ini diputar perdana pada Festival Film JAFF Jogja ke 19 di Yogyakarta, Desember 2024 lalu.

Nyla adalah sebuah flim animasi mengisahkan gadis penenun asal Sumba, mengejar mimpi menjadi pemain sepak bola profesional. Film ini juga dirilis perdana melalui YouTube pada tanggal 18 Januari 2025, hingga saat ini telah ditonton lebih dari 300 ribu kali.

Khaidar tergabung dalam divisi background artist. Sebelumnya, ia berhasil melewati seleksi ketat dan pelatihan tambahan intensif selama enam bulan. Khaidar menguasai berbagai teknik dan alat untuk latar yang dibutuhkan selama pembuatan flim.

Ke depan, film ini akan diikut sertakan dalam berbagai festival film nasional hingga internasional.

‘’Sebagai background artist, Khaidar berhasil menciptakan dunia visual yang memikat, membawa cerita Nyla menjadi hidup. Tidak hanya Khaidar, tiga penerima beasiswa AMMAN Scholars lainnya, Miftahul Zahra, Muhammad Febrilian Pratama dan Sastha Mobila Utari, juga terlibat dalam karya ini,’’ kata Priyo lagi.

Khaidar sendiri mengaku cukup puas dengan pencapaian yang ia raih bersama rekan seangkatannya di AMMAN Scholars. Ia mengakui, program ini telah membuka banyak peluang dan pengalaman baru. ‘’Program ini tidak hanya memberikan kami pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga jaringan luas di industri animasi. Kami harap program ini terus berjalan dan memberikan manfaat lebih banyak bagi anak muda berbakat,’’ tambahnya. (ABDUL FARUK—SUMBAWA BARAT)

Editor : Jelo Sangaji
#KSB #Beasiswa #perusahaan #Amman #Sumbawa