Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makin Solid Setahun Pimpin Lobar, Nurul Adha Puji Leadership Bupati LAZ

H
Penulis: Hamdani Wathoni❯
SOLID: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama Wakil Bupati Nurul Adha.
SOLID: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama Wakil Bupati Nurul Adha.

LombokPost – Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha menegaskan, keberhasilan satu tahun pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Lalu Ahmad Zaini tidak lepas dari faktor kepemimpinan yang kuat serta soliditas tim di lingkup Pemkab Lombok Barat.


Advertisement

Dalam refleksi setahun kepemimpinan, Nurul mengakui perbedaan signifikan antara pengalaman di legislatif dan eksekutif. Ia menyebut perannya sebagai wakil bupati menjadi ruang belajar yang berharga.

“DPR tidak sama dengan menjadi eksekutif. Saya banyak belajar dari beliau. Salah satu keberhasilan kita hari ini karena kepemimpinan beliau. Leadership yang kuat itu kunci kita bisa berhasil bersama,” ujarnya.

Ia juga menyinggung dukungan keluarga dan para tokoh agama yang sejak awal mendoakan dan merestui pencalonan Lalu Ahmad Zaini sebagai bupati. Menurutnya, keputusan mendukung kepemimpinan tersebut kini terbukti tidak keliru.

Advertisement

“Alhamdulillah keputusan itu tidak salah. Sekarang terbukti dengan hasil yang kita rasakan bersama,” katanya.

Selain faktor kepemimpinan, Nurul menilai keberhasilan pemerintahan juga ditentukan oleh kemampuan membangun tim yang solid. Ia mengakui, pada bulan-bulan awal kepemimpinan suasana kerja di internal organisasi perangkat daerah (OPD) sempat terasa tegang.

“Bulan pertama sampai bulan ketiga mungkin tegang. Kepala OPD tegang. Bahkan ada yang berkelakar, ‘kopi morning tapi yang masuk rasanya pahit’,” ungkapnya, menggambarkan suasana evaluasi awal yang ketat.

Advertisement

Namun, menurutnya, tempaan dan kedisiplinan yang diterapkan justru menjadi fondasi bagi kekompakan tim. Kini, suasana rapat dinilai lebih cair meskipun evaluasi tetap berjalan.

“Sekarang sudah lebih rileks. Dievaluasi tetap, tapi kepala OPD sudah bisa tersenyum. Itu artinya kita sudah menemukan ritme kerja bersama,” jelasnya.
Nurul juga menyoroti pentingnya doa dan dukungan moral dari masyarakat serta para tuan guru. Ia merasakan langsung energi positif tersebut saat kegiatan car free night yang rutin digelar setiap akhir pekan.

Dalam kegiatan tersebut, ia dan bupati turun langsung menyapa warga. Respons masyarakat, kata dia, sangat menggembirakan. Bahkan ada warga yang menyampaikan dukungan spontan tanpa harus melalui momentum kampanye.

“Itu harapan luar biasa bagi kami. Orang mungkin mengira kegiatan seperti ini tidak akan istiqomah, tapi alhamdulillah terus berjalan,” katanya.

Ia mengakui, kebersamaan dalam setiap agenda publik menjadi bagian dari komitmen menunjukkan kekompakan pimpinan daerah di hadapan masyarakat dan jajaran OPD. Baginya, itu adalah bentuk pengorbanan sekaligus pengabdian.

Lebih jauh, Nurul menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menyelaraskan frekuensi kerja, meluruskan niat, dan menjaga integritas dalam melayani masyarakat. Momentum Ramadan, menurutnya, menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat doa dan harapan bagi Lombok Barat.

“Mudah-mudahan Allah melimpahkan keberkahan untuk Lombok Barat, menjaga Pak Bupati, menjaga saya, dan menjaga kita semua dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga menyinggung tantangan fiskal yang dihadapi daerah, termasuk adanya pemotongan anggaran hingga ratusan miliar rupiah oleh pemerintah pusat. Meski demikian, ia memastikan hak-hak DPRD tetap terjaga.

“Di tengah pemotongan anggaran, Pak Bupati tidak mengganggu hak-hak DPR. Beliau memahami kebutuhan teman-teman dewan karena kita punya konstituen dan rakyat yang sama untuk dilayani,” tegasnya.

Ke depan, Pemkab Lombok Barat berkomitmen meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus memperhatikan kesejahteraan pegawai dan seluruh jajaran pemerintahan. Nurul optimistis, dengan kepemimpinan yang kuat, tim yang solid, dan dukungan masyarakat, upaya tersebut akan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Lombok Barat.

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gubernur Iqbal Validasi Angka Anak Putus Sekolah, Tak Ingin Salah Penanganan

Gubernur Iqbal Validasi Angka Anak Putus Sekolah, Tak Ingin Salah Penanganan

Gubernur Iqbal membenahi data anak tidak sekolah untuk memastikan ketepatan sasaran program penanganan putus sekolah di NTB.

Lestarikan Tradisi dan Kerukunan, Event Budaya Perang Topat 2026 Siap Digelar di Lombok Barat

Lestarikan Tradisi dan Kerukunan, Event Budaya Perang Topat 2026 Siap Digelar di Lombok Barat

Disparekrafpora Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kembali menggelar perhelatan budaya tahunan Perang Topat 2026.

Fauzan Husniadi Bakal Dilantik Jadi Sekda Lobar, Komisi I DPRD Lobar Beri Sejumlah Catatan

Fauzan Husniadi Bakal Dilantik Jadi Sekda Lobar, Komisi I DPRD Lobar Beri Sejumlah Catatan

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersiap menyambut babak baru dalam tata kelola birokrasi pemerintahan daerah dengan pelantikan Sekda baru.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer