Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kades Sandik Lombok Barat Berharap Pemekaran Desa Segera Definitif

H
Penulis: Hamdani Wathoni❯

H Abdul Rahman
H Abdul Rahman


Advertisement

LombokPost — Momentum Safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, menjadi ruang aspirasi bagi masyarakat setempat. Kepala Desa Sandik H Abdul Rahman menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Bupati beserta jajaran yang telah menjadwalkan kunjungan silaturahmi tersebut.

​"Kami atas nama Pemerintah Desa Sandik sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang telah menjadwalkan desa kami sebagai lokasi Safari Ramadan tahun ini," ujar H Abdul Rahman saat ditemui usai kegiatan.

​Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol perhatian pemerintah daerah terhadap kemajuan wilayah di gerbang utara Lombok Barat. Ia mengakui bahwa selama ini masyarakat Desa Sandik maupun Kecamatan Batulayar secara umum telah merasakan dampak positif dari berbagai program pembangunan yang digulirkan pemerintah kabupaten.

Advertisement

​Namun, di tengah kemajuan tersebut, Rahman menitipkan harapan besar terkait penataan wilayah. Aspirasi utama yang disuarakannya adalah percepatan status definitif bagi tiga desa hasil pemekaran di wilayahnya, yakni Desa Tunjung Sari, Desa Tunjung Sambi, dan Desa Tunjung Are.

​"Harapan kami ke depannya, mudah-mudahan pada tahun ini ketiga desa tersebut bisa segera definitif. Ini penting agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal, lebih dekat, dan pemerataan pembangunan di masing-masing wilayah baru tersebut akan lebih terlihat," tegasnya.

​Selain isu pemekaran desa, Rahman juga menyoroti tantangan lingkungan yang dihadapi warga Batulayar, terutama masalah pengelolaan sampah. Ia mengakui bahwa kesadaran masyarakat perlu didukung dengan sistem pengangkutan dan tata kelola yang lebih terintegrasi.

Advertisement

​"Masalah sampah ini memang krusial. Masyarakat kami terkadang masih bingung bagaimana cara menangani dan membawa sampah mereka ke tempat pembuangan akhir atau sistem pengelolaan seperti Masaro. Kami perlu solusi teknis untuk mengangkut sampah dari pemukiman warga secara rutin," tambahnya.

​Terakhir, ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan dalam bermasyarakat di Batulayar yang merupakan kawasan wisata. Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan kabupaten terus diperkuat demi mewujudkan Lombok Barat yang lebih maju. 

Advertisement
Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gubernur Iqbal Validasi Angka Anak Putus Sekolah, Tak Ingin Salah Penanganan

Gubernur Iqbal Validasi Angka Anak Putus Sekolah, Tak Ingin Salah Penanganan

Gubernur Iqbal membenahi data anak tidak sekolah untuk memastikan ketepatan sasaran program penanganan putus sekolah di NTB.

Lestarikan Tradisi dan Kerukunan, Event Budaya Perang Topat 2026 Siap Digelar di Lombok Barat

Lestarikan Tradisi dan Kerukunan, Event Budaya Perang Topat 2026 Siap Digelar di Lombok Barat

Disparekrafpora Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kembali menggelar perhelatan budaya tahunan Perang Topat 2026.

Fauzan Husniadi Bakal Dilantik Jadi Sekda Lobar, Komisi I DPRD Lobar Beri Sejumlah Catatan

Fauzan Husniadi Bakal Dilantik Jadi Sekda Lobar, Komisi I DPRD Lobar Beri Sejumlah Catatan

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersiap menyambut babak baru dalam tata kelola birokrasi pemerintahan daerah dengan pelantikan Sekda baru.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer