Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lansia Miskin Ekstrem Tak Dapat Bansos Gegara Data

H
Penulis: Hamdani Wathoni❯
MEMPRIHATINKAN: Inaq Reme tinggal seorang diri. Namanya tak masuk DTSEN hingga sempat dianggal sudah meninggal dunia di status KTP. (TONI/LOMBOK POST)MEMPRIHATINKAN: Inaq Reme tinggal seorang diri. Namanya tak masuk DTSEN hingga sempat dianggal sudah meninggal dunia di status KTP. (TONI/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost - Inaq Reme, seorang lansia berusia sekitar 80 tahun yang hidup sebatang kara, harus menerima kenyataan pahit.

Nama warga Dusun Mapak Reong, Desa Kuranji Dalang ini terhapus dari daftar penduduk hidup dan tak tersentuh bantuan sosial pemerintah pusat karena belum masuk Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

”Saya speechless. Setiap amanah yang kita emban pasti ada pertanggungjawabannya. Ini beban moral bagi kami,” ujar anggota DPRD Lobar Syamsuriansah saat turun melihat langsung keadaan Inaq Reme, Selasa (14/4).

Inaq Reme tinggal seorang diri di gubuk yang tak layak huni. Dia tak punya anak atau suami.

Dia hidup sendirian hanya dari belas kasih cucu dari saudaranya. Sebenarnya, ia diajak tinggal di rumah cucu dari saudaranya. 

Advertisement

Namun Inaq Reme memilih tinggal di gubuk reot yang dibangun dari kayu dan bambu seadanya.

Ironisnya, saat dilakukan pengecekan data kependudukan, status Inaq Reme di KTP justru tertulis telah meninggal dunia. Kondisi ini memicu kritik tajam terhadap kinerja OPD di Lobar. 

Doktor Syam, sapaannya mendesak agar pemerintah tidak hanya duduk di belakang meja menunggu laporan, tetapi aktif menyisir warga miskin ekstrem yang tercecer dari sistem.

”Jangan hanya melayani masyarakat di kantor, tapi turunlah ke lapangan. Apalagi ini menyangkut kesejahteraan sosial dan kesehatan,” tegasnya.

Ia berharap di usia Lobar yang ke-68 ini, pemerataan pembangunan tidak hanya menyasar fisik semata, melainkan juga pembangunan SDM dan ekonomi sosial yang menyentuh lapisan terbawah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan Sosial di Hari Listrik Nasional

PLN UIP Nusra Salurkan Bantuan Sosial di Hari Listrik Nasional

Rayakan HLN ke-81, PLN UIP Nusra salurkan bantuan sosial senilai Rp12,2 juta bagi anak yatim dan warga duafa di Ampenan. Simak selengkapnya.

Pencairan Santunan Kematian di Mataram Dieksekusi Oktober Ini

Pencairan Santunan Kematian di Mataram Dieksekusi Oktober Ini

santunan kematian bagi warga yang memenuhi kriteria segera direalisasikan pada tahun ini.

Tak Ada Lagi Sembako, Mulai 2027 Penyaluran Bansos Bakal Diberikan Penuh Secara Tunai

Tak Ada Lagi Sembako, Mulai 2027 Penyaluran Bansos Bakal Diberikan Penuh Secara Tunai

Seluruh bantuan bagi masyarakat penerima manfaat nantinya dialihkan secara tunai atau cash.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer