Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Desa Banyumulek Dikepung Sampah Kiriman Desa Tetangga

N
Penulis: Nurul Hidayati❯
Jamiludin (NURUL/LOMBOK POST)
Jamiludin (NURUL/LOMBOK POST)

Advertisement

LombokPost - Warga Desa Banyumulek kini harus berjibaku dengan bau busuk sampah kiriman dari wilayah hulu.

Limbah rumah tangga yang terbawa aliran air menumpuk dan membusuk di saluran irigasi karena debit sungai menyusut drastis selama kemarau.

Kondisi geografis Banyumulek yang berada di hilir kawasan barat Kecamatan Kediri membuat desa ini menampung seluruh buangan limbah dari wilayah timur.

Endapan sampah tersebut kini mengepung permukiman warga dan memicu kekhawatiran munculnya wabah penyakit.

”Sampah kiriman dari desa-desa di sebelah timur terus menumpuk di saluran irigasi lima dusun kami akibat debit air sungai yang mengering,” kata Kades Banyumulek Jamiludin.

Advertisement

Menurut pihak desa, volume sampah kiriman antarwilayah itu jauh melampaui produksi harian limbah warga Banyumulek sendiri.

Tanpa dorongan arus air sungai, material limbah tertahan di dasar irigasi hingga membusuk.

Warga sebenarnya tidak tinggal diam dan rutin menggelar kerja bakti mandiri. Namun, armada pengangkut milik desa kewalahan menghadapi volume sampah yang terus mengalir dari arah hulu.

”Aksi gotong royong warga menggunakan kendaraan armada tiga roda Tosa puluhan kali bolak balik tidak sanggup mengangkut habis tumpukan sampah yang sangat banyak,” jelas Jamiludin.

Kewalahan menangani masalah tersebut secara mandiri, pemdes telah melayangkan surat permohonan bantuan darurat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas PU Lobar.

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

TPST Kebon Talo Ditarget Beroperasi Awal 2027, Mohan Yakin Jadi Solusi Darurat Sampah Kota

TPST Kebon Talo Ditarget Beroperasi Awal 2027, Mohan Yakin Jadi Solusi Darurat Sampah Kota

Pemerintah Kota Mataram terus mempercepat penanganan masalah sampah perkotaan yang kian mendesak.

Warga Mataram Keluhkan Tarif Sampah Naik Sepihak

Warga Mataram Keluhkan Tarif Sampah Naik Sepihak

Tarif jasa pengangkutan sampah rumah tangga di Kota Mataram belakangan ini dikeluhkan warga.

Menatap Aliran Sungai Guntur Macan yang Terancam Bencana, Kiriman Sampah Hantui Ekosistem Sungai

Menatap Aliran Sungai Guntur Macan yang Terancam Bencana, Kiriman Sampah Hantui Ekosistem Sungai

Pemdes memiliki tugas utama mengangkut sampah rumah tangga menuju lokasi TPS. Pelaksanaan pengangkut sampah mandiri disesuaikan penuh desa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer