
LombokPost - Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, meningkatkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kenakalan remaja dan keterlibatan pemuda dalam kelompok gengster.
Upaya pengamanan wilayah ini melibatkan koordinasi rutin antara pihak kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat lingkungan, dan anggota Linmas.
Patroli gabungan difokuskan pada titik rawan kerumunan seperti Alun-Alun Taman Kota Giri Menang dan Bundaran Gerung Square.
Baca Juga: Ribuan RTLH di Lombok Timur Masih Menanti Bantuan
Fokus pemantauan adalah memastikan ketertiban wilayah tetap terjaga dari potensi gangguan keamanan.
”Kami berkoordinasi dan bekerja sama bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk tetap memantau wilayah terutama di titik Alun-Alun Taman Kota Giri Menang dan Bundaran Gerung Square,” kata Lurah Dasan Geres Umar Syarafudin.
Kegiatan pengawasan dilakukan secara berkala pada akhir pekan. Selain itu, petugas di lapangan juga melakukan pemantauan mandiri terhadap para pemuda yang masih berkerumun melebihi pukul 24.00 Wita.
Baca Juga: Pemkot Targetkan 1.144 RTLH Tuntas Tahun Ini, Disperkim Mataram Percepat Perbaikan Rumah Warga
Petugas memberikan instruksi kepada remaja yang kedapatan nongkrong hingga larut malam untuk segera kembali ke rumah masing-masing.
Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif untuk menghindari gesekan di ruang publik.
”Selama ini anak-anak muda cukup kooperatif dan langsung membubarkan diri begitu diimbau, sehingga belum pernah sampai dikenakan sanksi atau memanggil pihak Satpol PP,” jelas Umar.
Kelurahan yang mencakup 10 lingkungan dan 45 RT ini juga melibatkan peran aktif orang tua melalui imbauan berkala. Warga diminta membatasi jam keluar malam anak guna menekan risiko keterlibatan dalam kegiatan negatif.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





