Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Penemuan Mayat Diduga Polisi Gegerkan Warga Desa Jembatan Gantung Lombok Barat

Hamdani Wathoni • Minggu, 24 Agustus 2025 | 19:48 WIB
TAK BERNYAWA: Jasad warga yang diduga anggota Polsek Sekotong Polres Lombok Barat ditemukan warga di Dusun Nyiurlembang, Desa Jembatan Gantung, Lombok Barat, Minggu (24/8) siang.
TAK BERNYAWA: Jasad warga yang diduga anggota Polsek Sekotong Polres Lombok Barat ditemukan warga di Dusun Nyiurlembang, Desa Jembatan Gantung, Lombok Barat, Minggu (24/8) siang.

LombokPost – Warga Dusun Nyiurlembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pada Minggu (24/8) siang.

Jasad yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan itu diduga merupakan anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Sekotong. Informasi yang dihimpun Lombok Post, jasad pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang sedang melintas di area semak belukar belakang bukit tak jauh dari jalan dusun.

Warga sontak panik setelah melihat kondisi tubuh yang sudah rusak, terutama bagian wajah yang tidak lagi utuh.

Kasatreskrim Polres Lombok Barat AKP Lalu Eka Marwidinata yang dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Meski begitu, pihaknya masih berhati-hati dalam memastikan identitas korban.

"Dugaan sementara seperti itu (anggota kepolisian). Tetapi kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikannya. Hasilnya nanti akan kami sampaikan," terang Eka kepada Lombok Post.

Dugaan kuat yang berkembang, jasad tersebut merupakan salah satu anggota Polsek Sekotong. Pasalnya, ada anggota yang dilaporkan sudah lama tidak ada kabar dan tidak bertugas. Kapolsek Sekotong Iptu Suriarta yang dikonfirmasi tak menampik kabar tersebut.

Ia menyebut pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan Polres Lombok Barat untuk memastikan kebenarannya. "Memang ada indikasi seperti itu, jasad yang ditemukan ini merupakan anggota kami yang sudah lama tidak ada kabar. Tapi juga sedang pastikan dulu," ujar Suriarta.

Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi masih dilakukan oleh kepolisian. Tim Inafis Polres Lombok Barat sudah turun ke lokasi bersama petugas medis untuk mengevakuasi jasad tersebut. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram guna pemeriksaan lebih lanjut.

Belum diketahui penyebab meninggalnya korban. Kondisi jasad yang sudah rusak cukup menyulitkan petugas untuk melakukan pemeriksaan awal di tempat penemuan. Dugaan kuat, jasad sudah berada di lokasi selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan warga.

"Kalau soal penyebab kematian, kami belum bisa sampaikan. Harus menunggu hasil visum dan pemeriksaan forensik," tegas Eka.

Sementara itu, warga sekitar masih shock dengan penemuan ini. Salah seorang warga mengaku tidak menyangka area yang biasanya ramai dilalui warga justru menjadi lokasi ditemukannya jasad. Polres Lombok Barat menegaskan masyarakat diminta bersabar menunggu hasil identifikasi resmi.

Sejauh ini, pihak keluarga anggota yang diduga korban juga sudah diminta untuk membantu proses pencocokan data. "Yang jelas saat ini kami fokus identifikasi. Baru setelah itu bisa diketahui pasti siapa korban dan apa penyebab kematiannya," tandas Eka.

Penemuan mayat ini sontak menyita perhatian publik, khususnya di Kabupaten Lombok Barat. Sebab, jika benar terbukti korban merupakan anggota kepolisian, kasus ini akan menjadi perhatian serius bagi internal kepolisian. Terlebih sehari sebelumnya juga kasus penemuan mayat seorang perempuan terjadi di Perumahan Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. (ton)

Editor : Jelo Sangaji
#Polisi #Mayat #jenazah #NTB #Polres Lombok Barat