Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinsos Lombok Barat Salurkan Kursi Roda untuk Lansia dan Disabilitas

Hamdani Wathoni • Kamis, 30 Oktober 2025 | 09:31 WIB
BERI BANTUAN: Kepala Dinas Sosial Lombok Barat Lalu Winengan (pakai peci) bersama Camat Lembar Sapoan (kiri) saat menyalurkan bantuan kursi roda yang kepada penyandang disabilitas dan lansia.
BERI BANTUAN: Kepala Dinas Sosial Lombok Barat Lalu Winengan (pakai peci) bersama Camat Lembar Sapoan (kiri) saat menyalurkan bantuan kursi roda yang kepada penyandang disabilitas dan lansia.

LombokPost – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) terus menegaskan komitmennya terhadap pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Lobar bantuan sosial berupa kursi roda kembali disalurkan bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan, terutama para lanjut usia (Lansia) dan penyandang disabilitas di Kecamatan Lembar.

"Bantuan sudah kami salurkan di beberapa kecamatan. Semua yang mengajukan, kita pilih mana yang parah benar, mana yang miskin duluan, itu yang kita dahulukan," tegas Kepala Dinas Sosial Lobar Lalu Winengan saat menyerahkan sembilan unit kursi roda di Kantor Camat Lembar, Rabu (29/10).

Lebih lanjut, Lalu Winengan mengatakan penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme verifikasi. Tujuannya agar setiap kursi roda benar-benar sampai kepada penerima yang paling layak.

Bantuan tersebut ditegaskannya bukan sekadar pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap kemanusiaan dan nilai spiritual masyarakat Lombok Barat.

"Dengan kita memperhatikan Lansia, sesuai dengan ajaran agama kita, itu bagian dari ibadah. Apa yang kami lakukan ini juga implementasi dari kerja nyata Bupati LAZ (Lalu Ahmad Zaini) dan Wabup UNA (Umi Nurul Adha) melalui OPD," ujarnya.

Sementara bagi penyandang disabilitas, bantuan itu diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan dan meningkatkan kualitas hidup. "Orang disabilitas ini rata-rata jarang yang bahagia, orang susah. Maka dengan bantuan hari ini mudah-mudahan dia menjadi bahagia," tambahnya.

Winengan bahkan berharap kebahagiaan para penerima bantuan membawa keberkahan bagi daerah. "Kalau mereka bahagia, mereka akan mendoakan pimpinan kita, Bupati dan Wakil Bupati, supaya selalu mendapat ridho Allah," ujarnya.

Hingga saat ini, penyaluran kursi roda telah dilakukan di beberapa kecamatan seperti Gunung Sari, Labuapi, dan Kediri. Winengan menyebut jumlah penerima terus menyesuaikan hasil verifikasi di lapangan. "Di Labuapi ada 17–19, nambah dua lagi. Di Kediri awalnya sembilan, jadi sebelas," jelasnya.

Menariknya, program ini juga memperhatikan inklusivitas lintas agama dan budaya. Dinsos berencana menggandeng organisasi mahasiswa dan komunitas Hindu seperti KMHDI, Parisada, dan Perada. "Supaya ini rata, tidak hanya muslim yang dapat, tapi juga Keluarga Besar Hindu. Karena Lobar ini terdiri dari Muslim dan non-Muslim," terang Winengan.

Langkah kolaboratif itu mendapat apresiasi dari masyarakat. Camat Lembar Sapoan menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemkab Lobar. "Alhamdulillah tepat sasaran. Karena sudah didata oleh teman-teman pendamping desa," ujarnya. Sapoan berharap program semacam ini terus berlanjut.

"Mudah-mudahan ke depannya bukan hanya sekarang saja, tapi juga ada lagi bagi masyarakat kita yang kurang mampu," sambungnya. Program kursi roda ini menjadi bukti konkret kepedulian Pemkab Lobar terhadap kelompok rentan.

Melalui Dinsos, pemerintah daerah menegaskan komitmen menghadirkan kesejahteraan yang merata mewujudkan Lombok Barat yang benar-benar inklusif, adil, dan manusiawi. 

Editor : Jelo Sangaji
#disabilitas #Lombok Barat #Dinas Sosial #Lansia