Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cekcok, Ayah di Lombok Barat Sabet Anak Pakai Parang

Hamdani Wathoni • Selasa, 3 Februari 2026 | 09:38 WIB
PENGANIAYAAN: Seorang ayah di Desa Dasan Tapen, Lombok Barat diduga menebas anak kandungnya setelah adu mulut, Senin (2/2).
PENGANIAYAAN: Seorang ayah di Desa Dasan Tapen, Lombok Barat diduga menebas anak kandungnya setelah adu mulut, Senin (2/2).

LombokPost – Tragedi berdarah melibatkan DMBI, 64 tahun, (inisial, Red) dan putranya DKP, 45 tahun warga Dusun Carik Kauh, Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Setelah cekcok atau adu mulut, DMBI gelap mata hingga menebas anak kandungnya hingga dilarikan ke rumah sakit.

"Betul, kejadiannya memang terjadi di desa kami tadi pagi pukul 07.00 Wita," ucap Kepala Desa Dasan Tapen Nasrullah Hasbi, Senin (2/2). ​

Berdasarkan informasi yang dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), konflik ini bermula dari adu mulut atau cekcok kecil antara keduanya. Belum diketahui pasti apa yang memicu perselisihan tersebut. Namun ketegangan sudah sempat berusaha diredam oleh menantu pelaku. ​

"Sudah dikasih tahu sama menantunya untuk diam, tapi lama-lama kok lanjut lagi (cekcoknya)," ujar Nasrullah. ​

Emosi yang tersulut membuat Dewa Made gelap mata. Ia kemudian mengambil sebilah parang dari dalam rumah. Awalnya, pelaku tidak langsung mengarahkan senjata tersebut ke tubuh anaknya. Ia sempat melampiaskan amarahnya dengan menebas pagar tanaman yang berada di pinggir rumah. ​

Namun, karena keduanya masih saling sahut-menyahut dengan nada tinggi, emosi sang ayah meledak. Tanpa ampun, Dewa Made langsung menebaskan parang ke arah punggung anaknya. Dalam kondisi terluka, Dewa Kayang Putra dikabarkan tidak memberikan perlawanan sama sekali. Sebaliknya, ia justru mendekat dan memeluk ayahnya sembari memohon ampun agar aksi kekerasan itu dihentikan.

​"Anaknya minta maaf, sampai dia peluk orang tuanya," lanjut Kades. ​Akibat kejadian ini, korban mengalami luka yang cukup parah pada bagian punggung dan tangan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera bertindak cepat dengan menolong korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. ​Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan sudah aman terkendali. Meski demikian, kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

"Kita sangat menyayangkan sebenarnya kejadian ini. Ini kan orang tua sama anak, kok sampai segitunya," tutup Nasrullah. ​Kasi Humas Polres Lobar Iptu Amiruddin menyampaikan jika pihaknya sudah menerima informasi terkait kejadian ini. "Kami sudah gelar perkara. Untuk informasi selanjutnya, nanti akan kami sampaikan," paparnya. 

Editor : Jelo Sangaji
#tebas #parang #Lombok Barat #Polres Lobar #Penganiayaan