LombokPost - Masyarakat di sekitar pesisir Pantai Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang terapung di tengah laut pada Minggu (8/3) pagi.
Setelah melalui proses identifikasi yang mendalam dan koordinasi lintas wilayah, identitas korban akhirnya berhasil terungkap.
Korban merupakan IWS, 53 tahun, seorang pemancing asal Sanur, Denpasar, Bali, yang sempat dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya.
"Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Lombok Barat dan Tim Basarnas NTB untuk melakukan evakuasi. Posisi mayat saat itu terpantau berada di dekat menara mercusuar setelah sebelumnya terbawa arus dari arah Kerandangan," ujar Kapolsek Batulayar AKP I Putu Krisna Varananda, Senin (9/3).
Peristiwa ini bermula ketika laporan warga masuk ke pihak kepolisian sekitar pukul 10.00 WITA.
Saksi mata melihat adanya benda mencurigakan yang menyerupai tubuh manusia terapung di perairan Pantai Kerandangan 1.
Arus laut yang cukup kuat kemudian membawa jasad tersebut hingga ke area dekat Mercusuar Pantai Senggigi.
Sekitar pukul 11.30 WITA, tim gabungan yang terdiri dari BASARNAS, anggota Pol Air, serta Babinsa Senggigi meluncur ke titik koordinat menggunakan perahu karet.
Proses evakuasi berhasil diselesaikan pada pukul 12.02 WITA, di mana jenazah dibawa ke tepi pantai di depan Pasar Seni Senggigi untuk kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram menggunakan ambulans Desa Senggigi.
Setibanya di RS Bhayangkara, tim medis dan unit identifikasi langsung melakukan pemeriksaan fisik terhadap jenazah. Secara visual, korban diperkirakan berusia antara 50 hingga 60 tahun.
Beberapa barang yang melekat pada tubuh korban menjadi kunci penting dalam mengungkap identitasnya, di antaranya baju lengan panjang berwarna keunguan, celana pendek biru, gelang tangan silver, jam tangan silver, sebuah kalung, serta gelang benang berwarna.
Tak lama setelah jenazah disemayamkan di kamar mayat, pihak kepolisian menerima informasi bahwa terdapat keluarga dari Desa Sanur, Provinsi Bali, yang tengah mencari anggota keluarganya yang hilang saat memancing.
"Kami mendapatkan informasi adanya warga Bali yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri pakaian dan aksesori yang identik dengan jenazah yang kami temukan," beber Kapolsek.
Pihak keluarga kemudian langsung menempuh perjalanan dari Bali menuju Lombok untuk melakukan kroscek. Sekitar pukul 16.00 WITA.
Adik kandung korban, tiba di RS Bhayangkara Mataram.
Ia mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut adalah kakak kandungnya yang berinisial IWS, 53 tahun, warga Sanur, Denpasar Selatan.
Diketahui, IWS dilaporkan hilang pada Jumat, 6 Maret 2026, saat sedang memancing ikan menggunakan perahu di perairan Pantai Sanur.
Diduga, korban mengalami kecelakaan laut dan terbawa arus lintas selat hingga mencapai perairan Lombok Barat.
"Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan otopsi," jelasnya.
Editor : Kimda Farida