Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Longsor pertama terjadi pada sekitar pukul 17.00 Wita Selasa (11/2). Dua jam kemudian, di titik yang berbeda, langsor kembali terjadi. Tepatnya pada pukul 21.00 Wita. “Ada pohon tumbang. Akibatnya sebagian besar jalan tertutup,” kata Panca.
Sebelum longsor, Sembalun diterpa hujan. Sejak pagi Selasa sampai malam. “Lebat, sedang, kecil, kembali lebat. Tidak pernah berhenti,” jelasnya.
Reruntuhan longsor pada malam itu tidak sampai membuat jalan tertutup sepenuhnya. Hanya satu ruas. Masih ada sedikit ruas jalan yang bisa dilalui pengendara. Karena kondisi jalan sepi, longsor tidak sampai mengakibatkan kemacetan. “Alhamdulillah, tidak ada korban juga,” terangnya.
Pada pagi harinya, personel Koramil 1615-10 Sembalun dan Koramil 1615-03 Sambelia bersama Polsek Sembalun serta masyarakat bergotong royong membersihkan material longsor. Proses berjalan lancar sampai dengan sekitar pukul 10.00 Wita. “Tadi BPBD Lotim juga turun,” jelasnya.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Lotim L Rusnan menerangkan, sisa reruntuhan longsor selesai dibersihkan dengan alat berat pada sekitar pukul 13.00 Wita. Untuk berjaga-jaga, pihaknya memastikan kesiapan alat berat di Sembalun.
Selain itu, ia juga mengimbau kepada para pengendara agar lebih berhati-hati. Melihat curah hujan dalam beberapa hari ke depan masih tinggi. Rusnan juga menerangkan jika pihaknya sudah memasang beberapa peringatan di beberapa titik. “Lebih waspada lagi,” sarannya. (tih/r5)
Advertisement
Advertisement
Lombok PostIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement




