Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Oknum TNI AL di Mataram Diduga Bunuh Istri

H
Penulis: Harli Arl❯
Ilustrasi pembunuhan (Antara)
Ilustrasi pembunuhan (Antara)

Advertisement

LombokPost---Seorang oknum TNI Angkatan Laut (AL) diduga membunuh istrinya.

Peristiwa tersebut terjadi di salah satu perumahan di Ampenan, Kota Mataram. 

"Sekarang kasusnya sudah ditangani Denpom," kata Pasintel Lanal Mataram Mayor Laut (KH) Muhammad Bono saat dikonfirmasi Lombok Post, Minggu (25/10).

Advertisement

Peristiwanya terjadi pada Jumat (23/10).

Usai peristiwa terjadi, terduga oknum TNI AL tersebut langsung menyerahkan diri ke Mako Lanal Mataram.

"Peristiwanya terjadi Jumat kemarin," ujarnya. 

Setelah itu, tim Denpom langsung melakukan olah TKP.

"Sekarang korban juga sudah dimakamkan, Sabtu (24/10)," jelasnya. 

Saat dipertegas, nama atau inisial pelaku, pihaknya enggan membeberkan.

"Nah nanti itu disampaikan langsung sama pimpinan," kelitnya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi, Jaksa Beri Sinyal Berkas Perkara Tersangka Misri Segera P21

Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi, Jaksa Beri Sinyal Berkas Perkara Tersangka Misri Segera P21

Penanganan kasus kematian Brigadir Nurhadi masih menyisakan tersangka yang belum menjalani proses penuntutan, yaitu Misri Puspita Sari.

Terungkap Motif Pembunuhan di Pantai Wadu Baba Bima, Pelaku Sakit Hati Pacar Diduga Diperkosa

Terungkap Motif Pembunuhan di Pantai Wadu Baba Bima, Pelaku Sakit Hati Pacar Diduga Diperkosa

Dugaan pemerkosaan terhadap pacarnya menjadi motif mahasiswa berinisial JK, 17, tahun, menghabisi korban Insan, 22 tahun, di Wadu Baba Bima

Tersangka Pembunuhan Mahasiswi Unram Segera Disidang

Tersangka Pembunuhan Mahasiswi Unram Segera Disidang

Tersangka kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram) Nadya Dwi Ramadhany (NDR), Haekal Putra segera disidang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer