Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KKP Bekali Ratusan Peserta untuk Perkuat Program KNMP 2027 di NTB

S
Penulis: Suharli Harli❯
PENGGERAK PEMBANGUNAN: Para peserta penguatan program pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2027 foto bersama usai acara di Hotel Lombok Raya, Jumat (30/10).
PENGGERAK PEMBANGUNAN: Para peserta penguatan program pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2027 foto bersama usai acara di Hotel Lombok Raya, Jumat (30/10).

Advertisement

LombokPost-Program pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2027 mulai disiapkan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI memberikan pembekalan terhadap mitra pembangunan dalam persiapan dan perencanaan calon lokasi KNMP secara serentak di Indonesia. 

Khusus di Kota Mataram, kegiatan itu diikuti sebanyak 112 peserta mulai tanggal 29-30 Oktober lalu di Hotel Lombok Raya. Peserta diikuti pihak kampus dan sejumlah NGO. 

"Pelatihan ini diselenggarakan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman dan kompetensi dalam mendukung proses persiapan, penilaian, serta perencanaan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih 2027," kata Ketua Satgas Penyiapan dan Perencanaan Calon Lokasi KNMP Mohamad Abdi Suhufan dalam memberikan sambutan secara daring.

Para peserta mendapatkan pembekalan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas teknis dan koordinasi antarpihak. Materi pelatihan adalah untuk memperkuat pelaksanaan program. 

"Perlu menyelaraskan pemahaman mengenai proses penilaian, pengumpulan dan verifikasi data, identifikasi kebutuhan masyarakat, serta penyusunan rencana pengembangan kawasan kampung nelayan," ujarnya. 

Advertisement

Menurutnya, kesiapan tenaga penilai dan mitra pelaksana menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan perencanaan program sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. "Setiap kawasan pesisir memiliki potensi, tantangan, dan kebutuhan yang berbeda sehingga proses identifikasi dan penilaian perlu dilakukan secara cermat," ungkapnya. 

Program KNMP diharapkan dapat mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Tentunya melalui pengembangan kawasan yang lebih tertata, peningkatan produktivitas usaha perikanan, serta pengembangan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan.

Untuk itu, perencanaan program tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Melainkan juga perlu hal lain. "Memperhatikan kapasitas masyarakat, potensi ekonomi lokal, dan kebutuhan nelayan sebagai penerima manfaat utama," ungkapnya. 

Pada pembekalan itu juga, Abdi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga penilai, mitra pelaksana, dan pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi lintas lembaga diperlukan agar proses persiapan dan perencanaan berjalan terarah, terukur, serta memiliki dasar data yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Upaya tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan dari desa, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir," ujarnya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Terancam Digusur, Warga Kampung Nelayan Selong Belanak Ngadu ke DPRD Lombok Tengah

Terancam Digusur, Warga Kampung Nelayan Selong Belanak Ngadu ke DPRD Lombok Tengah

Warga mendatangi DPRD Loteng untuk meminta kepastian status tanah setelah kepala desa disebut meminta mereka segera mengosongkan lahan

Sembilan Kampung Nelayan di Dompu Dijatah Rp 27,8 Miliar

Sembilan Kampung Nelayan di Dompu Dijatah Rp 27,8 Miliar

Pemkab Dompu mulai membangun sembilan lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap II yang tersebar di enam kecamatan.

Proyek Kampung Nelayan Tanjung Habiskan Rp 2,3 Miliar, Pemkot Bima Bidik Penguatan Ekonomi Pesisir

Proyek Kampung Nelayan Tanjung Habiskan Rp 2,3 Miliar, Pemkot Bima Bidik Penguatan Ekonomi Pesisir

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, mulai dikerjakan. Tim KKP

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer