Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

STIKES Mataram Gelar Capping Day, Siap Terjunkan Mahasiswa Praktek Lapangan

S
Penulis: Siti Aeny Maryam ❯
STIKES Mataram menggelar kegiatan Capping Day pada Jumat (9/7/2026) sebagai pertanda mahasiswa turun praktek lapangan.
STIKES Mataram menggelar kegiatan Capping Day pada Jumat (9/7/2026) sebagai pertanda mahasiswa turun praktek lapangan.
LombokPost - Suasana khidmat menyelimuti kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mataram pada Jumat (9/7/2026).

Advertisement

Ratusan pasang mata menyaksikan momen sakral nan emosional saat institusi ini menggelar prosesi Capping Day, sebuah tradisi sakral yang menandai kesiapan mental dan spiritual para mahasiswa kesehatan sebelum diterjunkan langsung ke medan pengabdian masyarakat untuk pertama kalinya.

Bukan sekadar seremonial biasa, Capping Day diibaratkan sebagai "sumpah setia" awal. Ini adalah momen di mana atribut keperawatan disematkan, membawa konsekuensi besar berupa tanggung jawab moral untuk melayani sesama dengan sepenuh hati.

Advertisement

Wakil Ketua 1 Bidang Akademik STIKES Mataram, Ns. Robiatul Adawiyah, S.Kep., M.Kep., menegaskan bahwa prosesi ini merupakan jembatan krusial bagi mahasiswa baru sebelum mencicipi atmosfer dunia kerja medis yang sesungguhnya. Menurutnya, esensi dari tradisi ini adalah menanamkan pilar-pilar kemanusiaan secara mendalam.

"Tujuan utama Capping Day adalah menyuntikkan nilai-nilai kepedulian (caring), kasih sayang, empati yang tinggi, serta dedikasi tanpa batas untuk melayani masyarakat," ujar Robiatul Adawiyah.

Dalam pengarahannya, Robiatul Adawiyah juga membakar semangat para mahasiswa dengan merefleksikan kisah pelopor keperawatan dunia.

Advertisement

"Kami ingin mereka meneladani sosok Florence Nightingale. Sang pelopor perawat modern, reformis sosial, dan ahli statistik asal Inggris yang namanya abadi sebagai simbol kebaikan, dedikasi, dan ketulusan di dunia kemanusiaan," tambahnya.

Tradisi luhur ini ditegaskan hanya terjadi sekali seumur hidup akademik mahasiswa. Pada praktik-praktik lapangan berikutnya, mereka tidak perlu lagi melewati prosesi serupa karena fondasi komitmen dianggap telah tertanam kuat.

Meski dipenuhi semangat membara, STIKES Mataram tetap mengedepankan regulasi dan keselamatan pasien. Robiatul Adawiyah menjelaskan bahwa status mahasiswa yang turun kali ini lebih condong ke arah field trip edukatif.

Para mahasiswa akan disebar secara strategis di beberapa titik krusial, antara lain RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Gerung, Lombok Barat, RSUD Kota Mataram, RSUD Awet Muda Narmada, dan Puskesmas (PKM) Meninting.
Para mahasiswa akan disebar secara strategis di beberapa titik krusial, antara lain RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Gerung, Lombok Barat, RSUD Kota Mataram, RSUD Awet Muda Narmada, dan Puskesmas (PKM) Meninting.

"Secara kompetensi klinis, mereka belum legal melakukan tindakan medis secara mandiri. Batasan itu ada hingga mereka nanti lulus dan menempuh jenjang profesi. Jadi, praktik ini adalah ruang observasi, adaptasi, dan penerapan teori dasar," paparnya secara realistis.

Setelah resmi dikukuhkan dalam Capping Day, genderang praktek lapangan sesungguhnya akan ditabuh pada Senin (13/7/2026) mendatang melalui prosesi pelepasan resmi. Durasi waktu yang dihabiskan mahasiswa di lapangan akan bervariasi, tergantung pada spesifikasi Program Studi (Prodi) masing-masing.

Advertisement
Editor : Siti Aeny Maryam
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

STIKES Mataram Perkuat Mutu Pasca-Raih Akreditasi Unggul

STIKES Mataram Perkuat Mutu Pasca-Raih Akreditasi Unggul

STIKES Mataram gelar Workshop bertajuk "Penguatan Manajemen Perguruan Tinggi Melalui Integrasi Sistem Penjaminan Mutu Internal".

Hadapi Tantangan Global, UKM English Club STIKES Mataram Gelar Workshop "Trend Fades, English Stays"

Hadapi Tantangan Global, UKM English Club STIKES Mataram Gelar Workshop "Trend Fades, English Stays"

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Club STIKES Mataram sukses menyelenggarakan workshop edukatif bertajuk "Trend Fades, English Stays".

Pengacara-Polda NTB Tepis Isu Suap Terkait Tiga Mahasiswa Direhab dan Dilepas di Kasus Narkoba

Pengacara-Polda NTB Tepis Isu Suap Terkait Tiga Mahasiswa Direhab dan Dilepas di Kasus Narkoba

Tiga mahasiswa berinisial GT, WAM, dan perempuan WU yang turut diamankan saat penggerebekan di salah satu kos-kosan di Kelurahan Jempong

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer