LombokPost – Kuliner Ayam Rarang merupakan salah satu kuliner otentik Lombok yang sudah tidak asing lagi di lidah para pecinta kuliner suku Sasak di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ayam Rarang memiliki cita rasa pedas dengan bumbu yang pekat melumuri ayam, memberikan sensasi pedas yang membakar namun tetap kaya rasa.
Membuat kuliner Ayam Rarang tidak sesulit seperti yang dibayangkan karena menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemui sehari-hari di dapur Anda.
Sebagai informasi, ada beberapa tips memasak Ayam Rarang agar memiliki cita rasa yang semakin mantap.
Di antaranya, dalam membuat Ayam Rarang memilih Ayam kampung memberikan tekstur yang lebih padat dan rasa yang lebih gurih, namun ayam broiler juga tidak masalah, tergantung selera.
Jangan takut untuk menambahkan lebih banyak cabai pada masakan Ayam Rarang jika Anda pencinta pedas sejati, atau kurangi jika tidak terlalu suka pedas.
Terasi bakar adalah kunci kelezatan Ayam Rarang, jadi jangan dilewat! Bakarlah terasi sebentar di atas api hingga harum sebelum dihaluskan.
Berikut ini merupakan resep Ayam Rarang khas Lombok versi sederhana.
Bahan-bahan:
1 ekor ayam (sekitar 800 gr - 1 kg), potong 8 atau 12 bagian
2 lembar daun salam
2 batang serai, memarkan
200 ml santan kental (dari 1 butir kelapa atau 1 bungkus santan instan kecil)
Garam secukupnya
Gula pasir secukupnya
Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus:
15-20 buah cabai rawit merah (sesuai selera pedas)
10 buah cabai merah keriting
10 siung bawang merah
6 siung bawang putih
3 cm kunyit, bakar sebentar
2 cm jahe
1 sendok teh terasi bakar
½ sendok teh merica butiran (atau ¼ sendok teh merica bubuk)
1 sendok teh ketumbar butiran (atau ½ sendok teh ketumbar bubuk)
Cara Memasak
Bersihkan ayam, lumuri dengan sedikit garam dan perasan jeruk nipis (jika ada) untuk menghilangkan bau amis. Diamkan 15 menit, lalu bilas bersih.
Goreng potongan ayam sebentar hingga berkulit dan berwarna keemasan. Tidak perlu sampai matang sempurna, cukup untuk mendapatkan tekstur yang sedikit renyah di luar. Angkat dan sisihkan. Proses ini juga membantu bumbu lebih meresap.
Haluskan semua bahan bumbu halus menggunakan blender atau ulekan. Jika menggunakan blender, tambahkan sedikit minyak goreng agar proses penghalusan lebih mudah.
Panaskan sedikit minyak di wajan. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Pastikan bumbu benar-benar matang agar tidak langu.
Masukkan daun salam dan serai memarkan, aduk rata hingga layu dan harum.
Masukkan potongan ayam yang sudah digoreng, aduk rata hingga semua bagian ayam terlumuri bumbu.
Tuangkan santan kental, aduk perlahan agar santan tidak pecah.
Tambahkan garam dan gula pasir secukupnya. Cicipi dan koreksi rasa. Jika suka, Anda bisa menambahkan sedikit kaldu bubuk.
Masak dengan api kecil hingga sedang, sambil sesekali diaduk, sampai santan menyusut, bumbu meresap sempurna ke dalam ayam, dan kuah mengental menjadi bumbu yang pekat. Proses ini membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit, tergantung seberapa banyak cairan yang ingin Anda keringkan.
Jika bumbu sudah meresap dan mengering sesuai selera Anda, angkat ayam Rarang.
Nikmati Ayam Rarang selagi hangat dengan nasi putih pulen dan sayur bening bayam atau kelor. (Geumie)
Editor : Prihadi Zoldic