Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petugas Dukcapil Datangi Rumah Lansia, Rekam KTP di Ruang Tamu

L
Penulis: Lombok Post Online❯
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Pagi itu, di rumah milik Hj. Maemunah di Lingkungan Kebonjeruk, Ampenan, dua petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram datang membawa tas besar berisi peralatan perekaman.


Advertisement

Kamera, alat sidik jari, dan laptop dikeluarkan di atas meja ruang tamu.

Di usia 82 tahun, Hj. Maemunah baru pertama kali direkam untuk memiliki KTP elektronik.

“Permintaan datang dari keluarga yang menghubungi Dukcapil karena sang nenek sudah lama tidak bisa berjalan jauh ke kantor pelayanan,” tutur Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram Dr. Mansur, Selasa (4/11).

Advertisement

Petugas Dukcapil Datangi Rumah Lansia, Rekam KTP di Ruang Tamu, melakukan seluruh proses dari foto hingga tanda tangan digital tanpa perlu Maemunah keluar rumah. “Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pelayanan administrasi kependudukan,” imbuhnya.

Program jemput bola seperti ini dijalankan di bawah payung “Dukcapil Peduli”. Sebuah inisiatif menjangkau warga lanjut usia dan masyarakat dengan keterbatasan mobilitas.

Dalam dua hari terakhir, tim yang sama juga mendatangi rumah Badariyah (85) di Karang Genteng, Pagutan, yang memerlukan dokumen kependudukan untuk melengkapi syarat bantuan sosial. Petugas membawa perangkat perekaman portabel, memasang alat di rumah warga, dan menyelesaikan seluruh proses di tempat.

Advertisement

“Siapapun berhak mendapatkan dokumen kependudukan, termasuk lansia dan warga dengan keterbatasan,” ujar Mansur menegaskan.

Bagi sebagian orang, KTP hanya kartu identitas. Namun bagi lansia seperti Maemunah dan Badariyah, dokumen itu membuka akses ke pelayanan dasar: BPJS Kesehatan, bantuan sosial, dan jaminan administrasi sipil.

“Kalau tidak dijemput, mereka mungkin tidak akan pernah tercatat,” ucapnya.

Pelayanan jemput bola ini menjadi gambaran kecil bagaimana birokrasi bisa bekerja dengan sentuhan empati. Tidak ada antrean panjang, tidak ada meja loket, hanya ruang tamu dan niat baik melayani.

Dukcapil berencana memperluas cakupan layanan serupa untuk warga disabilitas dan kelompok rentan lainnya.

DUKCAPIL PEDULI: Tim Dukcapil Mataram mendatangi rumah Hj. Maemunah, warga Lingkungan Kebonjeruk, Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan untuk melakukan perekaman KTP elektronik.
DUKCAPIL PEDULI: Tim Dukcapil Mataram mendatangi rumah Hj. Maemunah, warga Lingkungan Kebonjeruk, Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan untuk melakukan perekaman KTP elektronik.

Melalui semangat Dukcapil Prima — Profesional, Responsif, Inovatif, Melayani, dan Akuntabel, Dukcapil Mataram terus berkomitmen menghadirkan layanan kependudukan yang semakin dekat dengan masyarakat, demi mewujudkan Mataram Semakin Harum.

“Pendekatan ini lebih bermakna daripada menunggu masyarakat datang ke kantor,” pungkasnya. (zad/r9)

Advertisement
Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lombok Timur Kejar Perekaman KTP 3 Ribu Pemilih Pemula

Lombok Timur Kejar Perekaman KTP 3 Ribu Pemilih Pemula

Sekitar 3 ribu pemilih pemula di Lombok Timur belum melakukan perekaman KTP. Menjelang Pilkades serentak yang direncanakan 27 Januari 2027,

Dukcapil Lombok Timur Dorong Masyarakat Beralih ke IKD

Dukcapil Lombok Timur Dorong Masyarakat Beralih ke IKD

Stok blangko KTP di Lombok Timur menipis, tersisa kurang dari 3 ribu keping. Dukcapil pun mendorong masyarakat beralih menggunakan IKD

Banyak Desil Tidak Sesuai, Pemkab Lotim Berikan Atensi

Banyak Desil Tidak Sesuai, Pemkab Lotim Berikan Atensi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) memberikan perhatian serius terhadap banyaknya desil masyarakat yang tidak sesuai.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer