Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wali Kota Mohan Gerak Cepat Temui Menteri PU, Jemput Anggaran Infrastruktur!

Lalu Mohammad Zaenudin
Wali Kota Mohan Roliskana menyerahkan langsung dokumen usulan program pembangunan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Dr. Dodi Hanggodo dalam audiensi di Jakarta
Wali Kota Mohan Roliskana menyerahkan langsung dokumen usulan program pembangunan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Dr. Dodi Hanggodo dalam audiensi di Jakarta

LombokPost – Di tengah tekanan fiskal akibat pengalihan Dana Transfer ke Daerah (TKD), Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana tak tinggal diam. Ia melakukan audiensi langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dr. Dody Hanggodo di Jakarta untuk menjemput dukungan pusat bagi pembangunan infrastruktur kota.


Advertisement

 

Dalam pertemuan tersebut, Mohan menyampaikan sejumlah program strategis yang dinilai mendesak untuk ditangani segera. Di antaranya, pembangunan konstruksi pengaman Pantai Ampenan senilai Rp 540 miliar yang akan menjadi solusi jangka panjang bagi masalah abrasi.

 

Advertisement

“Ini sangat penting bagi keselamatan warga pesisir dan nelayan yang tiap tahun terancam abrasi,” ujar Mohan dalam rilis yang diterima Lombok Post, Selasa (11/11).

Selain proyek pengaman pantai, Wali Kota juga mengusulkan kelanjutan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo. Fasilitas ini diharapkan dapat menjawab tantangan pengelolaan sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk.

 

Advertisement

Tak kalah penting, Mohan turut membawa usulan pembangunan jalan dan jembatan dengan nilai proyek mencapai Rp 94 miliar untuk memperkuat konektivitas dan jalur evakuasi bencana di Kota Mataram.

 

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Di akhir audiensi, Wali Kota menyerahkan proposal dan dokumen perencanaan lengkap kepada Menteri PU. “Kita tidak bisa hanya menunggu, harus jemput bola agar program strategis tetap berjalan,” tegasnya.

Menurutnya, langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral memastikan pembangunan kota tidak terhenti di tengah keterbatasan fiskal. “Kita harus kreatif mencari solusi agar warga tetap merasakan manfaat pembangunan,” ujarnya.

 

Mohan menegaskan komunikasi langsung dengan Kementerian PUPR akan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam percepatan infrastruktur nasional. “Kami bersyukur bisa langsung menyampaikan kebutuhan Mataram kepada Menteri,” katanya.

 

Ia optimistis dengan dukungan pemerintah pusat, visi pembangunan Mataram HARUM 2029 akan terus berjalan. “Keberhasilan pembangunan bukan diukur dari besar anggaran, tapi dari kemauan untuk terus bergerak,” ujarnya.

Mohan menutup dengan pesan optimistis. “Audiensi ini memberi harapan dan solusi nyata bagi keberlanjutan pembangunan Mataram di tengah keterbatasan fiskal,” pungkasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Temukan Sawah Kekeringan 7 Bulan di Bekasi, Menteri PU Ancam Copot Pejabat Ditjen SDA

Temukan Sawah Kekeringan 7 Bulan di Bekasi, Menteri PU Ancam Copot Pejabat Ditjen SDA

Temukan sawah kekeringan 7 bulan di Bekasi, Menteri PU Dody Hanggodo ancam copot pejabat Ditjen SDA. Penanganan irigasi jadi prioritas.

2.000 Pegawai Kementerian PU Diduga Terlibat Judi Online, 81 Ribu Transaksi Tembus Rp 12 Miliar

2.000 Pegawai Kementerian PU Diduga Terlibat Judi Online, 81 Ribu Transaksi Tembus Rp 12 Miliar

Kementerian PU mencatat lebih dari 81 ribu transaksi judi online senilai lebih dari Rp 12 miliar sepanjang 2024–2025.

Menteri PU Dody Hanggodo Siap Bangun Infrastruktur di Lombok Barat, Mulai Sekolah Rakyat, Pasar Modern, Hingga Islamic Center

Menteri PU Dody Hanggodo Siap Bangun Infrastruktur di Lombok Barat, Mulai Sekolah Rakyat, Pasar Modern, Hingga Islamic Center

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan sinyal positif terkait kelanjutan sejumlah proyek infrastruktur strategis Lombok Barat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer