Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TPG Guru di Mataram Dijanjikan Cair Sebelum Ramadan 

S
Penulis: Sanchia Vaneka❯

 


Advertisement

Ilustrasi
Ilustrasi
 

LombokPost - Polemik belum cairnya Tunjangan Profesi Guru (TPG) Gaji ke-13 tahun 2025 di Kota Mataram akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram dipastikan siap menanggulangi kekurangan dana transfer dari pusat agar hak ribuan guru tersebut bisa segera terbayarkan.

“Setelah kami koordinasikan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), kekurangan itu memang diserahkan ke daerah untuk ditanggulangi. Pak Sekda sudah menginstruksikan untuk segera diproses,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Yusuf. 

Advertisement

Yusuf mengatakan, pihaknya telah mengantongi solusi atas selisih anggaran yang selama ini menghambat pencairan. Berdasarkan perhitungan terakhir, dana transfer yang dikirim pemerintah pusat ternyata masih mengalami kekurangan dari total kebutuhan riil di lapangan.

Yusuf menegaskan, kepastian ini muncul setelah adanya lampu hijau dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram. Mengingat nominal kekurangan yang tidak terlalu signifikan bagi fiskal daerah, yakni di angka Rp 87 juta, Pemkot Mataram memutuskan untuk menutupi selisih tersebut melalui APBD agar pembayaran tidak terus tertunda.

Advertisement

Proses administrasi kini tengah dikebut. Yusuf menyebutkan, Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan telah menyerahkan berkas-berkas pendukung untuk pengajuan pencairan ke Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram.

“Tadi Pak Sekdis sudah ke sini menyerahkan berkasnya. Intinya, kalau berkas itu sudah ada di meja saya, hari ini juga langsung saya proses. Kami tidak mau menunda-nunda hak para guru,” tegasnya.

Ia menambahkan, kesanggupan daerah untuk menalangi kekurangan dana transfer APBN ini menjadi angin segar bagi para tenaga pendidik yang sudah lama menunggu.

Dengan masuknya berkas tersebut, aliran dana kini tinggal menunggu proses verifikasi dan pencairan di BKD.

Disinggung mengenai target waktu, Yusuf memberikan estimasi bahwa dana TPG Gaji ke-13 tersebut akan masuk ke rekening para guru dalam waktu dekat.

Ia berharap proses ini rampung sebelum memasuki bulan suci Ramadan agar bisa membantu kebutuhan para guru.

 “Kami targetkan paling lama dua minggu dari sekarang. Ya, harapannya sebelum puasa sudah bisa dinikmati oleh teman-teman guru. Kami usahakan secepat mungkin,” jelasnya.

Sebelumnya, pembayaran TPG di Mataram sempat tersendat karena adanya ketidaksinkronan antara data kebutuhan guru dengan dana yang ditransfer oleh pemerintah pusat. Kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran mengingat beberapa kabupaten tetangga sudah lebih dahulu melakukan pencairan.

Namun, dengan adanya kebijakan daerah untuk menanggulangi kekurangan tersebut, sebanyak 1.287 guru di Mataram kini tinggal menghitung hari untuk menerima hak mereka. 

 “Sekarang tinggal proses saja, karena secara prinsip anggaran daerah sudah siap menutupi kekurangan itu,” terangnya.

 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sekolah Digabung, Pemkot Siapkan Skema Pengelolaan Gedung Eks SDN 41 Cakranegara

Sekolah Digabung, Pemkot Siapkan Skema Pengelolaan Gedung Eks SDN 41 Cakranegara

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram angkat bicara mengenai nasib aset eks SDN 41 Cakranegara yang di-merger.

Pemerhati Pendidikan Sigap Sebut Rakyat Butuh Pergub Dana BOS Daerah

Pemerhati Pendidikan Sigap Sebut Rakyat Butuh Pergub Dana BOS Daerah

Dinamika pendidikan yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi NTB disoroti tajam pemerhati pendidikan Sigap. Sigap yang juga mer

Padahal Akreditasi A, SDN 12 Mataram Cuma Dapat 6 Murid Baru di SPMB 2026! Ada Apa?

Padahal Akreditasi A, SDN 12 Mataram Cuma Dapat 6 Murid Baru di SPMB 2026! Ada Apa?

Akreditasi A tapi cuma dapat 6 siswa baru, Kepsek SDN 29 Mataram kritik sekolah yang terus tambah kuota SPMB & minta Disdik evaluasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer