Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disperinkop Mataram Bagi-Bagi Takjil Produk UMKM

S
Penulis: Sanchia Vaneka❯

 

Pegawai Disperinkop Kota Mataram bagi-bagi takjil.
Pegawai Disperinkop Kota Mataram bagi-bagi takjil.


Advertisement

LombokPost – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah terus dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram. Salah satunya Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperinkop UMKM) Kota Mataram turun ke jalan untuk membagikan paket takjil gratis kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di depan simpang empat Pagesangan atau depan kantor dinas Disperinkop UMKM Kota Mataram. 

Kepala Disperinkop Kota Mataram Jimmy Nelwan, memimpin langsung aksi sosial tersebut. Dengan mengenakan seragam dinas, dirinya tampak antusias menyapa para pengendara motor dan mobil yang terjebak kepadatan arus lalu lintas sore hari, sembari menyodorkan paket takjil untuk berbuka puasa.

“Kegiatan bagi-bagi takjil ini adalah agenda rutin sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama di bulan yang penuh berkah ini. Kami ingin berbagi kebahagiaan, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba,” kata Jimmy. 

Jimmy menegaskan, seluruh paket takjil yang dibagikan merupakan produk asli dari pelaku UMKM lokal di Kota Mataram. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap ekosistem ekonomi kreatif dan pembinaan UMKM di wilayah tersebut.

“Kali ini kami sengaja membagikan takjil yang bersumber dari produk-produk UMKM lokal binaan kami. Isinya ada aneka kue, roti, dan minuman segar. Total ada sekitar 200 paket yang kami sebar hari ini,” jelasnya.

Advertisement

Menurutnya, dengan membeli produk dari pelaku usaha lokal untuk kegiatan sosial, Disperinkop menjalankan dua misi sekaligus. Yakni membantu masyarakat yang berpuasa dan membantu perputaran ekonomi para perajin kuliner lokal. 

“Ini murni hasil pembinaan kita, jadi kualitas dan rasanya tentu terjamin,” imbuhnya.  

Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Disperinkop ini sempat membuat arus lalu lintas melambat, namun para petugas dengan sigap mengatur agar tidak terjadi kemacetan panjang. Masyarakat pun menyambut positif kegiatan ini. Banyak pengendara yang mengapresiasi karena merasa terbantu mendapatkan takjil secara cuma-cuma tanpa harus menepi ke warung.

Terkait keberlanjutan kegiatan ini, Jimmy menyatakan pembagian takjil akan diupayakan menjadi agenda rutin selama bulan Ramadan. Meski demikian, ia akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan jajarannya mengenai jadwal berikutnya, mengingat sebentar lagi akan memasuki masa libur panjang.

“Ini adalah agenda rutin tahunan kami. Untuk jadwal berikutnya, saya akan koordinasikan dulu dengan tim, apalagi sudah mau masuk hari libur,” imbuhnya.

Jimmy juga menyelipkan pesan bagi masyarakat Kota Mataram yang sedang menjalankan ibadah puasa. Ia mengajak seluruh warga untuk memaknai Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan rasa empati dan saling berbagi.  

“Mari kita jalankan ibadah puasa dengan baik. Memahami arti puasa bukan hanya sekadar menahan lapar, tapi juga bagaimana kita bisa berbagi kasih dan peduli terhadap sesama. Semoga di bulan yang bagus ini, semua kegiatan kita berjalan indah dan lancar,” tandasnya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Tiga UMKM Asal Loteng Sabet Penghargaan Pemuda Pelopor Desa NTB 2026

Tiga UMKM Asal Loteng Sabet Penghargaan Pemuda Pelopor Desa NTB 2026

Tiga UMKM binaan ITDC dari Lombok Tengah sukses menyabet penghargaan dalam ajang Pemuda Pelopor Desa Tingkat Provinsi NTB 2026

Dana Bantuan 10.500 UMKM di Lombok Timur Kembali Disalurkan

Dana Bantuan 10.500 UMKM di Lombok Timur Kembali Disalurkan

Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop) Lombok Timur (Lotim) kembali menyalurkan bantuan modal usaha bagi 10.500 pelaku UMKM di Lotim.

Mendag Budi Santoso Buka Akses Ekspor UMKM NTB Lewat Jaringan Perdagangan di 33 Negara

Mendag Budi Santoso Buka Akses Ekspor UMKM NTB Lewat Jaringan Perdagangan di 33 Negara

Mendag buka akses ekspor untuk UMKM NTB melalui jaringan perdagangan RI di 33 Negara, demi jangkau buyer Internasional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer