Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TPU Modern Mataram Siap Digunakan, Tinggal Restu Wali Kota

Lalu Mohammad Zaenudin
TERBESAR DI NTB: Dinas Perkim Kota Mataram saat aksi bersih-bersih di TPU Modern Kota Mataram, beberapa waktu lalu.
TERBESAR DI NTB: Dinas Perkim Kota Mataram saat aksi bersih-bersih di TPU Modern Kota Mataram, beberapa waktu lalu.

Advertisement

 

LombokPost - Pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) modern terbesar di Kota Mataram kini memasuki tahap akhir. Seluruh fasilitas utama telah rampung, tinggal menunggu koreksi Wali Kota sebelum diresmikan dan mulai digunakan masyarakat.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram M Nazarudin Fikri, mengatakan secara umum kesiapan fisik TPU yang berlokasi di kawasan Terusan Bung Hatta, Kecamatan Selaparang, sudah mencapai tahap final. “Sesuai arahan pak wali kota fasilitas, parkiran sudah 100 persen. Jalan juga sudah selesai di-hotmix dari parkiran ke area makam,” ujarnya, Senin (30/3). 

Advertisement

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur dasar seperti akses jalan, area parkir, serta fasilitas utilitas telah dituntaskan sesuai arahan Wali Kota. Bahkan sistem penerangan di kawasan tersebut telah mengadopsi kombinasi energi, yakni tenaga surya dan listrik konvensional.

“Lampu sudah terpasang. Ada yang pakai tenaga surya, ada juga yang konvensional untuk memastikan tetap menyala,” katanya.

Meski demikian, peresmian TPU belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil koreksi langsung dari Wali Kota Mataram sebelum dilakukan penyempurnaan akhir.

Advertisement

“Tinggal menunggu koreksi dari Pak Wali. Setelah itu ada perbaikan kecil, baru kemudian diresmikan,” jelasnya.

Beberapa catatan teknis yang masih akan disempurnakan di antaranya pemasangan portal untuk membatasi aktivitas pedagang agar tidak masuk ke dalam kawasan pemakaman. Lainnya lagi penataan elemen identitas seperti nama TPU, kaligrafi, dan prasasti.

“Nama makam nanti Pak Wali yang akan menentukan. Kami juga siapkan kaligrafi Arab dan prasasti sebagai penanda,” katanya.

Selain itu, aspek kelembagaan dan pengelolaan juga masih dalam tahap penentuan. Untuk sementara, pengelolaan TPU masih berada di bawah Dinas Perkim melalui salah satu subbidang, sembari menunggu keputusan lebih lanjut dari kepala daerah.

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mahasiswa Doktoral UIN Mataram Ni Wayan Supadmi Hadirkan Curhat Gratis Bersama Ibu-ibu di CFD

Mahasiswa Doktoral UIN Mataram Ni Wayan Supadmi Hadirkan Curhat Gratis Bersama Ibu-ibu di CFD

Kepedulian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan spiritual generasi muda diwujudkan melalui kegiatan Curhat Gratis Bersama Ibu.

Diarpus Mataram Resmi Gelar Wisata Arsip 'JARI SOLAH', Ajak Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya Daerah

Diarpus Mataram Resmi Gelar Wisata Arsip 'JARI SOLAH', Ajak Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya Daerah

Diarpus Kota Mataram resmi menggelar kegiatan Wisata Arsip bertajuk “JARI SOLAH” (Jelajah Arsip Siswa/i Sekolah) pada Rabu (4/11/2026).

PKL Hingga Parkir Liar Disorot, Wali Kota Disarankan Benahi Taman Udayana

PKL Hingga Parkir Liar Disorot, Wali Kota Disarankan Benahi Taman Udayana

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram diminta lebih tegas dalam menangani berbagai persoalan sosial dan keamanan yang muncul di tengah masyarakat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer