Ubah Paradigma Pelayanan, Dinkes Mataram Masifkan Layanan "Home Visit" Lewat Program Jas Kuning


LombokPost – Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram kembali menunjukkan komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang menyentuh masyarakat. Melalui kegiatan Jalan Sehat Berkunjung ke Lingkungan (Jas Kuning), jajaran dikes bersama organisasi profesi kesehatan, kali ini turun ke Lingkungan Bintaro Jaya, Ampenan.
Kepala Dikes Kota Mataram dr. Emirald Isfihan, menegaskan pendekatan jemput bola seperti ini menjadi kunci menjawab kompleksitas persoalan kesehatan masyarakat saat ini. “Kita tidak bisa hanya bekerja di balik meja,” tegasnya, Jumat (17/4).

Dalam kegiatan tersebut, Dikes melibatkan berbagai unsur. Mulai dari tenaga kesehatan puskesmas, organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Dari Stunting hingga Lansia: Masalah Nyata di Lapangan
Hasil pemantauan lapangan menunjukkan berbagai tantangan kesehatan. Mulai dari kasus stunting pada balita, meningkatnya jumlah lansia, hingga penyakit degeneratif menyertai usia lanjut.

Menurut dr. Emirald, meningkatnya angka harapan hidup di Kota Mataram kini telah mencapai sekitar 75 tahun. Ia menekankan ini merupakan capaian positif.
Namun, di sisi lain, hal ini menghadirkan tantangan baru. “Bertambahnya lansia berarti bertambah juga potensi penyakit degeneratif,” ujarnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




