LombokPost – Selain melarang pamer kemewahan, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana juga meminta ASN bijak dalam menggunakan media sosial.
Menurutnya, satu komentar bisa berdampak besar pada citra pemerintahan.
“Satu komentar sembrono atau kalimat yang ditulis sambil lalu bisa memantik kontroversi luas,” kata Mohan, Senin (8/9).
Ia mengingatkan, ASN jangan sampai terjebak dalam isu-isu di luar tupoksinya.
“Tunjukkan intelektualitas kita, tunjukkan kemapanan berpikir, dan nalar sehat kita sebagai ASN,” ucapnya.
Menurut Mohan, di era digital saat ini, pertarungan bukan lagi fisik, tetapi di ranah persepsi. “Zaman sekarang medan tempur ada di pikiran,” ujarnya.
Ia menambahkan, persepsi publik bisa mudah digiring hanya melalui tulisan di media sosial.
"Kejernihan berpikir menjadi sangat penting,” tegasnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin