Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sopir Diduga Mengantuk, Minibus Tabrak Truk

L
Penulis: Lombok Post Online❯
RINGSEK: Kondisi bagian depan kendaraan Toyota Hiace Nopol B 7047 PXU setelah menabrak bagian belakang truk crane di Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (6/1).
RINGSEK: Kondisi bagian depan kendaraan Toyota Hiace Nopol B 7047 PXU setelah menabrak bagian belakang truk crane di Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (6/1).

LombokPost - Minibus yang mengangkut 14 guru dari Yayasan Marsudirini Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengalami kecelakaan di Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di KM 426.400 jalur A, Selasa (6/1).


Advertisement

Penyebabnya, sopir diduga mengantuk hingga kendaraan yang dia kendarai menabrak bagian belakang truk crane yang melaju di depannya.

Bagian depan kendaraan minibus Toyota Hiace tersebut ringsek.

Akibatnya, seorang guru bernama Terodius Heru Sucahya, 57, warga Jalan Balai Rakyat, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, meninggal dunia dengan cedera berat di kepala.

Advertisement

Kecelakaan tersebut terjadi Selasa (6/1) pukul 5.20 WIB. Menurut Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani, rombongan berangkat dari Jakarta dan hendak menuju Bawen, Kabupaten Semarang, untuk melayat.

Namun, Toyota Hiace bernopol B 7047 PXU yang dikemudikan Totot Andriyanto, 56, hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk crane bernopol B 9241 VB yang dikemudikan Andi Slamet Suwandi, 55.

“Dan analisa kami, sepertinya sopir lelah dan mengantuk. Akhirnya tidak konsentrasi dan menabrak bagian belakang truk,” jelasnya.

Advertisement

Dugaan itu diperkuat oleh posisi tabrakan minibus yang tepat di tengah bagian belakang truk.

“Sehingga indikasi ini diartikan sopir mengalami kurang konsentrasi, yakni mengantuk,” katanya.

Selain penumpang depan kiri yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut, Lingga mengatakan, ada enam orang lainnya yang mengalami luka ringan. Sopir minibus juga belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam kondisi syok.

“Untuk selanjutnya akan kami lakukan penyelidikan terhadap sopir. Kami akan melakukan pemeriksaan saat kondisi sopir sudah pulih,” lanjutnya. (ria/ttg/JPG/r3)

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Antisipasi Kemacetan MotoGP, Kendaraan Menuju KEK Mandalika Tak Bisa Bebas Melintas

Antisipasi Kemacetan MotoGP, Kendaraan Menuju KEK Mandalika Tak Bisa Bebas Melintas

Akses KEK Mandalika dibatasi selama Pertamina Grand Prix of Indonesia, kecuali penonton, pekerja, warga sekitar, dan kendaraan darurat.

Butuh Solusi Nyata Cegah Konflik Transportasi di Destinasi Wisata NTB

Butuh Solusi Nyata Cegah Konflik Transportasi di Destinasi Wisata NTB

Konflik transportasi wisata perlu diselesaikan lewat zonasi dan peningkatan layanan agar sopir lokal serta wisatawan sama-sama terakomodasi.

Kepergian Lima Orang Sekeluarga Akibat Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan, Klakson Sudah Dibunyikan untuk Ingatkan Mobil Ishaq yang Oleng

Kepergian Lima Orang Sekeluarga Akibat Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan, Klakson Sudah Dibunyikan untuk Ingatkan Mobil Ishaq yang Oleng

Lokasi Pemakaman Dibagi Menjadi Dua. Ishaq, menurut Zaini, merupakan sosok senior yang sabar, jenaka, serta selalu merangkul anak muda.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer