Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lembur di Hari Libur! Dukcapil Mataram Diserbu Orang Tua Murid Demi Amankan IKD untuk SPMB 2026

Lalu Mohammad Zaenudin

 


Advertisement

ANTREAN: Calon siswa baru yang akan mendaftar ke sekolah mendatangi pelayanan Dukcapil Kota Mataram, Sabtu (22/6). Meski hari libur, Dukcapil membuka tetap layanan. 
ANTREAN: Calon siswa baru yang akan mendaftar ke sekolah mendatangi pelayanan Dukcapil Kota Mataram, Sabtu (22/6). Meski hari libur, Dukcapil membuka tetap layanan. 

 

LombokPost - Validitas data kependudukan menjadi salah satu perhatian menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Untuk memastikan data peserta didik sesuai dengan kondisi sebenarnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram membuka layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan legalisir dokumen kependudukan pada akhir pekan.

Advertisement


“Langkah tersebut kami lakukan untuk mengakomodasi meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap dokumen administrasi kependudukan sekaligus mendukung proses verifikasi data dalam pelaksanaan SPMB,” kata Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Dr. Mansur, Minggu (20/6). 


Ia mengatakan keakuratan data kependudukan menjadi faktor penting. Menjamin proses penerimaan murid baru berjalan sesuai aturan yang berlaku.


“Dokumen kependudukan merupakan salah satu dasar dalam proses verifikasi administrasi peserta didik. Karena itu kami berupaya memastikan masyarakat dapat mengakses layanan kependudukan dengan mudah agar data yang digunakan dalam SPMB benar-benar valid dan sesuai kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Advertisement


Menurutnya, aktivasi IKD maupun legalisir dokumen kependudukan menjadi layanan yang banyak dibutuhkan masyarakat menjelang tahapan pendaftaran sekolah. Tingginya kebutuhan tersebut mendorong Dukcapil tetap membuka pelayanan pada hari libur.


“Sesuai arahan Bapak Wali Kota jangan ada masyarakat mengalami kendala administratif,” tekannya. 


Selain memberikan kemudahan pelayanan, keberadaan data kependudukan yang akurat juga dinilai penting untuk meminimalkan potensi persoalan administrasi. Hal ini dapat muncul selama proses penerimaan peserta didik baru berlangsung.


“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Karena itu pelayanan tetap kami buka pada akhir pekan agar kebutuhan administrasi kependudukan dapat terpenuhi tepat waktu,” katanya.

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

SPMB Mataram 2026 Diprediksi Diikuti 6 Ribu Calon Siswa SMP Negeri

SPMB Mataram 2026 Diprediksi Diikuti 6 Ribu Calon Siswa SMP Negeri

SPMB Mataram 2026 diprediksi diikuti 6 ribu calon siswa SMP negeri dari total 8 ribu lulusan SD dan MI tahun ini.

SPMB SMAN 3 Mataram Membludak, 333 Pendaftar Rebut 148 Kursi Jalur Prestasi

SPMB SMAN 3 Mataram Membludak, 333 Pendaftar Rebut 148 Kursi Jalur Prestasi

SPMB SMAN 3 Mataram jalur prestasi membludak. Sebanyak 333 pendaftar berebut 148 kursi, dua kuota organisasi kosong.

SPMB SMPN 23 Mataram Mulai Bergerak, Program Tahfiz Jadi Magnet Calon Siswa

SPMB SMPN 23 Mataram Mulai Bergerak, Program Tahfiz Jadi Magnet Calon Siswa

SPMB SMPN 23 Mataram mulai diminati. Program tahfiz, prestasi siswa, dan fasilitas sekolah jadi daya tarik utama warga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer