Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teror Eksploitasi Seksual Digital Intai Anak di Mataram 

C
Penulis: Chia❯

 


Advertisement

Ilustrasinya
Ilustrasinya

 

LombokPost - Fenomena kejahatan seksual berbasis digital mulai mengancam anak-anak di Kota Mataram. Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi, membeberkan modus operandi yang digunakan pelaku tergolong sangat rapi dan sistematis.

Advertisement

Pelaku memulai aksinya dengan melakukan peretasan mental dan pendekatan manipulatif atau child grooming terhadap korban yang berusia antara 12 hingga 14 tahun.

“Awalnya pelaku melakukan grooming ke anak-anak SD dan SMP kelas satu. Mereka dipengaruhi dan dimanipulasi sedemikian rupa hingga mau mengirimkan foto pap (foto diri),” kata Joko. 

Advertisement

Setelah mendapatkan foto awal tersebut, pelaku mulai melancarkan aksi pemerasan dan intimidasi.

Foto yang didapatkan dijadikan alat sandera untuk memaksa korban memenuhi berbagai permintaan eksploitasi seksual tahap berikutnya. Korban diancam foto privatnya akan disebarluaskan jika menolak perintah pelaku.

Tak hanya sampai di situ, tekanan yang dialami korban bertambah.

Pelaku mewajibkan korban mengirimkan video tanpa busana secara rutin hingga memaksa melakukan video call sex (VCS).

Selama proses tersebut, pelaku sengaja menyembunyikan identitas dan wajahnya. LPA menduga rekaman tersebut sengaja dikumpulkan untuk diperjualbelikan ke situs-situs pornografi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Nyayu Ernawati Minta Kominfo Blokir Nomor Seluler Pelaku Grooming

Nyayu Ernawati Minta Kominfo Blokir Nomor Seluler Pelaku Grooming

Grooming siber retas kontak anak di Mataram, DPRD desak Kominfo blokir nomor & DP3A pulihkan trauma korban.

Nyayu Ernawati Desak Kominfo Matikan Nomor HP Pelaku Grooming

Nyayu Ernawati Desak Kominfo Matikan Nomor HP Pelaku Grooming

Mengancam anak SMP di Mataram, DPRD sebut grooming siber ulah sindikat & minta Kominfo blokir nomor pelaku.

Kota Mataram Diguncang Gempa M3.5, BMKG Pastikan Tidak Ada Susulan

Kota Mataram Diguncang Gempa M3.5, BMKG Pastikan Tidak Ada Susulan

Wilayah Kota Mataram dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3.5 pada Sabtu dini hari, 7 November 2026. Peristiwa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer