Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Susah Payah! Pengangkut Sampah Tembeloq Pakai Motor Pribadi

Lalu Mohammad Zaenudin
Seorang pengangkut sampah di Lingkungan Tembeloq, Kelurahan Mandalika, mengangkut puluhan kantong sampah warga menggunakan sepeda motor pribadi,
Seorang pengangkut sampah di Lingkungan Tembeloq, Kelurahan Mandalika, mengangkut puluhan kantong sampah warga menggunakan sepeda motor pribadi,

Advertisement

 

 

LombokPost — Keterbatasan sarana pendukung pengelolaan sampah di tingkat lingkungan kembali menjadi sorotan serius dewan. Hal ini mencuat setelah ditemukannya seorang pengangkut sampah lingkungan di Lingkungan Tembeloq, Kelurahan Mandalika, terpaksa mengangkut tumpukan kantong sampah menggunakan sepeda motor roda dua pribadi.

Advertisement

“Petugas ini sangat kreatif dan berintegritas tinggi dalam menjalankan tugasnya meski di tengah keterbatasan sarana,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram Abd. Rachman, Minggu (1/11).

Meski mengapresiasi dedikasi luar biasa sang petugas Rachman menegaskan situasi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Pemandangan petugas yang harus memuat beban sampah berlebih di atas sepeda motor bebek pribadi sangat berisiko bagi keselamatan berkendara.

“Tidak efektif juga dari sisi pengangkutan,” katanya. 

Advertisement

Ia menilai, dedikasi individu di lapangan seharusnya diimbangi kesiapan sarana dan prasarana yang memadai. Baik dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun alokasi anggaran kelurahan. 

Fenomena di Tembeloq, Mandalika ini gambaran nyata, peremajaan dan pemeliharaan armada pengangkut sampah roda tiga di tingkat lingkungan sudah sangat mendesak. “Pemkot harus memberikan perhatian serius terhadap peremajaan dan pengadaan armada pengangkut sampah roda tiga di tingkat kelurahan,” tegasnya. 

Politisi Partai Gerindra tersebut menekankan pengangkutan sampah berbasis lingkungan merupakan benteng utama. Penanganan sampah sebelum diangkut ke TPS maupun TPA. 

Jika armada tingkat lingkungan rusak dan tidak segera mendapat opsi perbaikan atau pengadaan baru, penumpukan sampah liar. Mengancam pemukiman warga dan dapat menjadi masalah baru memicu dampak kesehatan dan kebersihan kota.

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Rilis
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sinta Primasari Desak Penambahan Motor Sampah, Soroti Kesiapan Lingkungan Hadapi Musim Hujan

Sinta Primasari Desak Penambahan Motor Sampah, Soroti Kesiapan Lingkungan Hadapi Musim Hujan

DPRD Mataram desak penambahan motor sampah serta penguatan pengelolaan kebersihan lingkungan menjelang musim penghujan tahun 2027 ini!

Unram Latih Warga Relokasi Mandalika Olah Sampah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair

Unram Latih Warga Relokasi Mandalika Olah Sampah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair

Unram latih KWT Rasa Saling Sayang di Lombok Tengah mengolah sampah dapur menjadi pupuk organik cair untuk menyuburkan pekarangan.

SDN 42 Mataram Sulap 100 Kilogram Sampah Plastik Jadi Kursi Ecobrick

SDN 42 Mataram Sulap 100 Kilogram Sampah Plastik Jadi Kursi Ecobrick

SDN 42 Mataram mengolah 100 kg sampah plastik menjadi kursi ecobrick. Inovasi ini sekaligus mengajarkan siswa peduli lingkungan sejak dini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer