
LombokPost – Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih. Salah satunya melalui program sambungan gratis air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang pada 2026 ini telah rampung direalisasikan sebanyak 208 titik.
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Lale Widiahning mengatakan, seluruh target pemasangan sambungan gratis bagi 208 MBR pada tahun ini telah diselesaikan. “Alhamdulillah, program sambungan gratis air bersih sebanyak 208 titik atau kepada 208 MBR tahun 2026, sudah tuntas kami kerjakan,” kata Lale, Kamis (5/11).
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh akses layanan air bersih. Melalui jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Menang.
Namun, pemerintah tidak hanya mengejar jumlah sambungan yang terpasang. Kemampuan penerima bantuan dalam membayar tagihan bulanan juga menjadi perhatian agar fasilitas yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Program tersebut dikerjakan dengan total anggaran Rp 371,2 juta. Setiap penerima memperoleh alokasi pembiayaan pemasangan sebesar Rp 1.785.000.
“Pelaksanaannya dilakukan melalui kerja sama dengan PDAM Giri Menang,” terangnya.
Setelah pemasangan selesai, pengelolaan layanan selanjutnya diserahterimakan kepada PDAM Giri Menang. Dengan demikian, keberlanjutan pemanfaatan sambungan air bersih akan mengikuti mekanisme pelayanan dan pembayaran yang berlaku di perusahaan penyedia air minum tersebut.
Lale menegaskan, penentuan penerima bantuan tidak dilakukan secara sembarangan. Pemerintah perlu memastikan calon penerima benar-benar memenuhi kriteria MBR sekaligus memiliki kemampuan membayar tagihan air sesuai pemakaian setiap bulan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





