LombokPost- Uji coba Lima Hari Sekolah (LHS) di Mataram menunjukkan sinyal menggembirakan.
Evaluasi berkala yang dilakukan Pemkot Mataram mencatat respons orang tua dan guru terhadap kebijakan LHS cenderung positif.
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menyebutkan, masukan dari lapangan mulai dari orang tua, guru hingga tenaga kependidikan mengarah pada optimisme terhadap skema LHS yang saat ini masih dalam tahap uji coba.
“Hasil evaluasi kemarin kan saya lihat dari tanggapan para orang tua, kemudian juga dari guru, tenaga kependidikan itu sebagian besar mereka merespons ini dengan positif,” ujar Mohan.
Meski demikian, Mohan menegaskan kebijakan LHS belum diberlakukan serentak di seluruh sekolah. Pemkot Mataram memilih bersikap hati-hati dengan tetap mengedepankan evaluasi mendalam sebelum melakukan perluasan penerapan.
“Sekarang belum semua sekolah menerapkan kebijakan baru ini, tapi nanti saya akan cross check lagi,” imbuh Mohan.
Menurutnya, langkah cross check itu penting untuk memastikan kesiapan sekolah, termasuk kesiapan manajemen pembelajaran, tenaga pendidik, serta dukungan orang tua siswa. Pemkot tidak ingin kebijakan LHS diterapkan terburu-buru tanpa kesiapan matang.
Mohan menambahkan, jika hasil pemantauan akhir menunjukkan kebijakan sekolah baru ini dapat diadaptasi dengan baik oleh lingkungan pendidikan, maka Pemkot akan mengambil langkah ekspansi ke seluruh sekolah.
Dukungan dari orang tua dan guru, kata dia, menjadi faktor kunci dalam memastikan transisi kebijakan berjalan mulus. Ia berharap skema Lima Hari Sekolah dapat membawa dampak positif terhadap kualitas pembelajaran.
“Kalau memang semuanya merasa kebijakan ini dirasakan bisa diadaptasi dengan baik, tentu nanti akan kita lanjutkan untuk di semua sekolah,” pungkas Mohan.
Editor : Prihadi Zoldic