Gelandang berbakat asal Jerman tersebut baru saja bergabung dengan publik Anfield pada musim panas lalu dengan nilai transfer fantastis mencapai 116 juta poundsterling (sekitar Rp 2,3 triliun). Angka tersebut mencatatkan namanya sebagai salah satu rekrutan termahal dalam sejarah Premier League.
Adaptasi di Liverpool dan Ketertarikan Madrid
Meski sempat menuai kritik pada bulan-bulan awal di Merseyside, Wirtz kini telah menjelma menjadi jenderal lapangan tengah yang krusial bagi skuad The Reds. Namun, sebelum memutuskan pindah ke Inggris, Wirtz merupakan target utama sejumlah klub elite Eropa, termasuk Real Madrid.
Dalam sebuah sesi di podcast Phrasenmaher, Volker Struth mengakui bahwa raksasa Spanyol tersebut sempat terkendala situasi internal saat ingin memboyong Wirtz dari Bayer Leverkusen.
“Tahun itu, memang bukan waktu yang tepat karena skuad dan anggaran. Bahkan kas Real Madrid pun tidak selalu melimpah. Tapi harapan saya tetap agar Florian suatu hari nanti bisa bermain di sana," ujar Struth.
Kekhawatiran Pendukung The Reds
Pernyataan Struth ini tentu menjadi sinyal yang patut diwaspadai oleh para pendukung Liverpool. Pasalnya, mereka baru saja kehilangan Trent Alexander-Arnold yang memilih hengkang ke Santiago Bernabeu pada bursa transfer sebelumnya.
Struth menambahkan bahwa bermain untuk Los Blancos adalah visi jangka panjang yang ia miliki untuk karier Wirtz.
“Saya tidak cukup terlibat dalam tawaran yang ada. Harapan terbesar saya, tentu saja, adalah melihat Florian di Real Madrid – dan saya rasa saya tidak sendirian dalam hal itu," tuturnya.
“Saya juga berpikir dia akan berada di tangan yang sangat baik di sana. Dia cukup bagus di Liverpool sekarang, dia pemain yang sangat muda dan siapa tahu apa yang mungkin terjadi dalam kariernya.”
Kontrak Jangka Panjang di Anfield
Meski isu kepindahan terus berembus, Florian Wirtz saat ini masih terikat kontrak jangka panjang selama lima tahun bersama Liverpool. Pemain timnas Jerman tersebut dipastikan akan tetap berada di Anfield setidaknya hingga Juni 2030.
Namun, dalam dunia sepak bola modern, durasi kontrak sering kali tidak menjadi penghalang jika klub sebesar Real Madrid mulai bergerak, terutama dengan dukungan pernyataan dari pihak agen.