LombokPost - Konser Oasis di Manchester benar-benar jadi ladang uang! Tur reuni band legendaris asal Inggris itu sukses menyedot perhatian dan mendatangkan cuan besar bagi kota kelahiran Gallagher bersaudara.
Tak tanggung-tanggung, lima konser Oasis di Heaton Park yang tiketnya ludes terjual itu diperkirakan dihadiri lebih dari 300 ribu penonton.
Dari konser tersebut, plus pertunjukan musisi top dunia seperti Billie Eilish, Olivia Rodrigo, Charli XCX, Elbow, hingga Robbie Williams, tercatat keuntungan fantastis sebesar £250.000 masuk ke kantong Dewan Kota Manchester.
Namun yang lebih menggembirakan, dana itu tidak sekadar jadi pemasukan, melainkan akan disalurkan kembali ke skena musik akar rumput, terutama untuk mendukung tempat-tempat musik kecil yang jadi tulang punggung industri musik lokal.
“Meskipun pertunjukan besar mendominasi headline, semua itu bisa terjadi karena ada ekosistem musik yang dimulai dari akar rumput,” kata Bev Craig, Pemimpin Dewan Kota Manchester, seperti dikutip dari NME, Kamis (31/7).
Menurut Dewan Kota, sebagian dari dana konser Oasis dan musisi lainnya akan digunakan untuk pemeliharaan taman kota, tapi porsi besarnya akan masuk ke dana hibah.
Venue-venue kecil bisa mengajukan proposal pendanaan dari dana yang dikelola Music Venue Trust, sebuah badan amal yang fokus melestarikan tempat musik lokal.
“Kami tahu tempat musik akar rumput di seluruh Inggris sedang berjuang. Di Manchester, kami punya banyak venue kecil yang luar biasa, dan kami ingin mereka bisa ikut menikmati manfaat dari konser besar seperti Oasis,” tambah Bev Craig.
Dengan skema ini, konser Oasis di Manchester bukan hanya nostalgia, tapi juga jadi penggerak ekonomi kreatif lokal.
Sebuah langkah yang seharusnya ditiru kota-kota lain di dunia, bahwa musik besar bisa menghidupi musik kecil. (***)
Editor : Alfian Yusni