Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bansos Kesra Tahap 2 Cair, Penerima Reguler Akan Mendapatkan Rp1,5 Juta

R
Penulis: Rosmayanthi❯

Penerima bantuan sembako reguler akan menerima total Rp1,5 juta yaitu Rp600.000 dari bantuan sembako Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan dan Rp900 ribu dari BLT Kesra.
Penerima bantuan sembako reguler akan menerima total Rp1,5 juta yaitu Rp600.000 dari bantuan sembako Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan dan Rp900 ribu dari BLT Kesra.
LombokPost - Pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahap 2 sedang berlangsung dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2025. 


Advertisement

Bantuan ini diberikan sekaligus sebesar Rp 900.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk periode tiga bulan (Oktober, November, dan Desember 2025). 

Berdasarkan data di Kementerian Sosial (Kemensos), terdapat 12 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dalam penyaluran BLT Kesra tahap kedua ini.

Dikutip dari laman resmi Kemensos Rabu (3/12), Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan sebanyak 12 juta KPM telah dikonfirmasi layak menerima BLT Kesra dengan nominal Rp900 ribu. 

Advertisement

Penyaluran akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia serta bank-bank Himbara.

Program BLT Kesra rencananya akan disalurkan kepada total 35 juta KPM dalam tiga tahap. 

Penyaluran tahap pertama menyasar lebih dari 15 juta KPM, tahap kedua 12 juta, dan tahap ketiga sekitar delapan juta.

Advertisement

Saifullah Yusuf mengatakan, masyarakat yang menerima bantuan sembako reguler akan menerima total bansos lebih besar.

Penerima bantuan sembako reguler akan menerima total Rp1,5 juta yaitu Rp600.000 dari bantuan sembako Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan dan Rp900 ribu dari BLT Kesra.

Selain BLT Kesra, pemerintah juga terus menyalurkan bansos lain selama 2025. 

Misalnya, Bansos program Keluarga Harapan (PKH) triwulan keempat dilaporkan telah menjangkau sekitar 9,4 juta keluarga. Sedangkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) sudah diterima 6,8 juta KPM.

 

Lantas bagaimana cara masyarakat mengetahui apakah masuk sebagai penerima BLT Kesra?

Kemensos telah menyediakan saluran resmi bagi masyarakat yang ingin mengecek apakah namanya terdaftar sebagai penerima bansos.

Berikut cara cek KPM BLT Kesra melalui portal Cek Bansos Kemensos:

- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.

- Pilih lokasi domisili mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan.

- Isi kode captcha untuk verifikasi keamanan.

- Klik tombol pencarian.

 

Selain itu, masyarakat juga bisa mengecek penerima BLT Kesra melalui HP. 

Caranya mudah sekali, dengan mengunduh aplikasi Cek Bansos milik Kemensos lebih dulu. Aplikasi ini dapat diunduh di Play Store, gratis.

Setelah aplikasi dipasang, pengguna mesti melakukan registrasi sebagai berikut:

- Buka aplikasi Cek Bansos Kemensos.

- Buat akun dengan menentukan username dan kata sandi.

- Isi data diri yang diperlukan seperti nama lengkap, nomor KTP, dan nomor Kartu Keluarga (KK).

- Unggah foto KTP serta swafoto. Setelah proses pendaftaran selesai, Anda akan menerima e-mail berisi keterangan bahwa akun telah aktif.

- Log in ke aplikasi setelah memiliki akun.

Setelah menyelesaikan registrasi, Anda bisa mencari informasi KPM penerima bansos dengan memasukkan data yang dibutuhkan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dana Bantuan 10.500 UMKM di Lombok Timur Kembali Disalurkan

Dana Bantuan 10.500 UMKM di Lombok Timur Kembali Disalurkan

Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop) Lombok Timur (Lotim) kembali menyalurkan bantuan modal usaha bagi 10.500 pelaku UMKM di Lotim.

BPNT Oktober–Desember Segera Cair, Penerima Bisa Cek Status via HP Pakai NIK KTP

BPNT Oktober–Desember Segera Cair, Penerima Bisa Cek Status via HP Pakai NIK KTP

Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos sembako periode Oktober–Desember 2026 secara online

Pemprov NTB Siapkan Skema Penyerapan Produk Desa Berdaya

Pemprov NTB Siapkan Skema Penyerapan Produk Desa Berdaya

Pemprov NTB menyiapkan regulasi penyerapan produk Desa Berdaya melalui SPPG, pabrik, dan pasar tradisional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer