Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tim SAR Gabungan Butuh Peralatan Khusus, Pencarian Libatkan 1.200 Personel

L
Penulis: Lombok Post Online❯
HANCUR: Tim SAR Gabungan menunjukkan serpihan pesawat yang ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan.
HANCUR: Tim SAR Gabungan menunjukkan serpihan pesawat yang ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan.

LombokPost - PENANGANAN para korban akan dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara, Sulawesi Selatan.


Advertisement

Hal itu disampaikan Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Minggu (18/1).

Basarnas dan Pangdam untuk melaksanakan operasi penyelamatan. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas dan Pangdam untuk melaksanakan operasi penyelamatan. Kami juga sudah mendirikan posko  untuk memperlancar proses evakuasi korban," katanya, dilansir dari FAJAR (Grup Jawa Pos).

Advertisement

Dia juga mengatakan, sudah ada satu keluarga korban yang akan melakukan pemeriksaan uji ante mortem. ​"Yaitu adik kandung dari Co Pilot (Muh Farhan Gunawa, Red)," ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan data pergerakan di lapangan, Minggu (18/1) pukul 07.46 WITA, tim menemukan serpihan kecil bagian jendela pesawat. Selanjutnya, pada pukul 07.49 WITA, ditemukan bagian badan pesawat berukuran besar.

Lalu, pukul 07.52 WITA, tim kembali memperoleh informasi bahwa bagian ekor pesawat ditemukan di sebelah selatan lereng bawah lokasi kejadian. Pada pukul 08.02 WITA, serpihan besar kembali terpantau.

Advertisement

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Muhammad Arif Anwar menyampaikan, temuan serpihan ini menjadi petunjuk penting dalam operasi SAR yang sedang berlangsung.

"Tim SAR gabungan saat ini fokus pada pengamanan lokasi, pendataan temuan, serta penyesuaian taktik operasi sesuai dengan kondisi medan di lapangan," ungkapnya.

Dia mengatakan, medan lokasi kejadian cukup menantang dan memerlukan dukungan peralatan khusus. "Beberapa titik berada di area lereng dan membutuhkan peralatan mountaineering. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama kami dalam menjalankan operasi ini," jelasnya.   

Fokus utama saat ini adalah menemukan dan mengevakuasi korban dengan harapan masih ada yang dapat diselamatkan.

Dia juga menjelaskan, pencarian dilakukan dengan membagi enam Search and Rescue Unit (SRU). Terdiri atas empat SRU darat dan dua SRU udara. SRU udara, kata dia, melibatkan pesawat Boeing milik TNI-AU serta helikopter Caracal. Sedangkan SRU darat dikerahkan untuk melakukan penyapuan langsung di lokasi kejadian.

"SRU darat terdiri dari SRU 1, 2, 3, dan 4 dengan total personel SAR gabungan sekitar 1.200 orang yang saat ini berada di lokasi," ungkapnya.

Dia menjelaskan pembagian SRU dan titik pencarian dilakukan untuk memastikan seluruh area terdampak dapat disisir secara menyeluruh, sehingga tidak ada korban yang terlewatkan.

Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat mengambil sampel DNA keluarga pramugari pesawat. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombespol Hendra Rochmawan menyebutkan, korban bernama Esther Aprilita S. adalah salah satu awak kabin yang ikut dalam penerbangan tersebut.

“Saat ini tim DVI Polda Jawa Barat berada di kediaman keluarga korban untuk mengambil data ante mortem serta DNA pembanding dari pihak keluarga,” kata Hendra. Pengambilan sampel DNA dilakukan bersama keluarga korban di kediamannya di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (raf/rin/oni/r3)

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dari Gowa ke Cape Town: Syech Yusuf, Orang Indonesia Pertama yang Buat Indonesia Dikenal di Afsel

Dari Gowa ke Cape Town: Syech Yusuf, Orang Indonesia Pertama yang Buat Indonesia Dikenal di Afsel

Di Cape Town, Afrika Selatan, ada satu kampung yang namanya tidak asing bagi orang Indonesia: Macassar. Bukan Makassar di Sulawesi Selatan.

Belajar Program Jaminan Sosial Pekerja Rentan

Belajar Program Jaminan Sosial Pekerja Rentan

Penerapan program jaminan sosial akan menyesuaikan porsi kemampuan keuangan daerah. Sektor pekerja informal yang selama ini rentan.

Berguru ke Makassar, NTB Perkuat Benteng Perlindungan Pekerja Rentan

Berguru ke Makassar, NTB Perkuat Benteng Perlindungan Pekerja Rentan

Pemprov NTB berserta Kepala Daerah Kabupaten/Kota melakukan Kuker guna menimba ilmu tentang keberhasilan berbagai program Pemekot Makassar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer