Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Jamin Stok BBM Aman, Tak Akan Naikkan Harga

L
Penulis: Lombok Post Online❯

 


Advertisement

Bahlil Lahadalia
Bahlil Lahadalia
 

LombokPost - PELEMAHAN nilai tukar rupiah hingga sempat menyentuh level Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (9/3) memicu kekhawatiran di pasar keuangan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan sempat turun hampir 5 persen pada awal perdagangan.

Advertisement

Tapi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, kalau kondisi ekonomi nasional masih berada dalam fase ekspansi dan jauh dari ancaman krisis.

Menurutnya, gejolak di pasar keuangan tersebut dipicu oleh pernyataan sejumlah ekonom yang menyebut Indonesia berpotensi mengalami resesi seperti krisis 1998.

Purbaya menilai, pandangan tersebut tidak mencerminkan kondisi ekonomi yang sebenarnya.

Advertisement

"Jangankan krisis, resesi aja belum. Kita masih ekspansi, masih akselerasi. Itu yang kita jaga terus dalam beberapa minggu ke depan," ujar Purbaya di Jakarta Senin (9/3).

Di sisi lain, pemerintah juga memastikan, belum ada rencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) meski harga minyak dunia meningkat.

Hingga saat ini belum ada kebijakan untuk mengubah skema subsidi maupun menaikkan harga BBM.

”Kita lihat dulu seperti apa kondisinya ke depan," lanjut Purbaya.

Pemerintah juga memastikan, stok minyak nasional masih berada dalam kondisi aman.

Menurutnya, cadangan minyak nasional saat ini berada di kisaran 20 hari, lebih tinggi dari kebutuhan normal yang biasanya sekitar 15 hari.

"Itu stok yang normal, bukan darurat. Ada yang bilang, wah kita tinggal 20 hari lagi. Bukan begitu. Kalau di stok setahun kan rugi, ada costnya," katanya.

Negosiasi Kapal

Terpisah, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, negosiasi untuk membebaskan dua kargo Pertamina yang terjebak di Teluk Arab akan selesai dalam waktu dekat.

“Sebentar lagi selesai. Doain, ya,” ucapnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, seperti dikutip Antara Selasa (10/3).

Pada Senin (2/3), Pertamina International Shipping (PIS) melaporkan bahwa terdapat empat kapal yang sedang berada di area Timur Tengah.

Keempatnya adalah Gamsunoro yang sedang proses loading di Khor al Zubair, Iraq; Pertamina Pride yang telah selesai loading dan sedang berlabuh di Ras Tanura, Arab Saudi; PIS Rinjani yang berlabuh di Khor Fakkan, UAE; serta PIS Paragon yang discharge di Oman.

Kementerian Luar Negeri memastikan, bahwa pihaknya terus berdialog dengan otoritas Iran demi memastikan keselamatan dua kapal tanker Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz.

Selat tersebut memisahkan Iran dengan Oman dan buntut perang dengan AS-Israel, Teheran sudah menyatakan kapal yang nekat melintas Selat Hormuz akan diserang.

Dalam laporannya kemarin, PIS menyampaikan, dari empat unit kapal tadi, dua di antaranya tercatat telah beranjak dari area konflik, yaitu kapal PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon.

Jadi, yang tersisa di Teluk Arab adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro. Mereka sedang menunggu situasi aman untuk dapat keluar melalui Selat Hormuz.

Kapal Gamsunoro melayani kargo milik konsumen pihak ketiga (third party).

Sementara itu, Pertamina Pride sedang dalam misi mengangkut pasokan minyak mentah (light crude oil) untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. (mim/agf/ttg/JPG/r3)

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kemarau Datang, Air Bersih Masih Aman di Lombok Tengah

Kemarau Datang, Air Bersih Masih Aman di Lombok Tengah

Perumda Tiara Loteng jaamin ketersediaan air bersih bagi pelanggan saat ini masih aman dan terkendali, BPBD siapkan 300 tangki air bersih

Lomba Desa Berprestasi Nasional, Pemkab Siapkan Bonus Rp 100 Juta untuk Bilebante

Lomba Desa Berprestasi Nasional, Pemkab Siapkan Bonus Rp 100 Juta untuk Bilebante

Pemkab Lombok Tengah (Loteng) optimistis Desa Bilebante mampu meraih juara dalam Lomba Desa Berprestasi Tingkat Nasional 2026.

5 Alasan Mobil Listrik Gagasan Dahlan Iskan Gagal, Terhambat Regulasi hingga Tersandung Produksi

5 Alasan Mobil Listrik Gagasan Dahlan Iskan Gagal, Terhambat Regulasi hingga Tersandung Produksi

Mimpi Indonesia memiliki mobil listrik buatan sendiri pernah digagas oleh mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan di kisaran tahun 2011-2012 silam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer