
LombokPost - Pemerintah memastikan stok energi nasional dalam kondisi aman di tengah gejolak global.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpii masih berada di atas batas minimum.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, Indonesia juga mulai mendatangkan minyak mentah dari Amerika Serikat (AS), meski impor BBM dari negara tersebut belum dilakukan.
Baca Juga: Kasus Pencurian BBM di Jerman Meningkat
“Minyak mentah sudah mulai masuk dari AS. Tapi BBM tidak, kita tidak ambil dari sana,” ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (10/4).
Menurut dia, stok bensin nasional saat ini berada di atas 20 hari, sementara cadangan elpiji lebih dari 10 hari. Kondisi tersebut dinilai cukup untuk menghadapi tekanan dinamika global.
“Kita sudah melewati masa kritis. Tapi masyarakat tetap harus bijak dalam menggunakan BBM dan elpiji,” imbuhnya.
Bakal Sesuaikan Harga Nonsubsidi
Di sisi lain, Kementerian ESDM membuka peluang penyesuaian harga BBM nonsubsidi dalam waktu dekat.
Kebijakan tersebut masih menunggu hasil perhitungan bersama badan usaha energi, termasuk Pertamina dan perusahaan swasta.
“Kami masih melakukan exercise atau simulasi. Mudah-mudahan harga ICP (Indonesia Crude Price) bisa turun sehingga lebih baik,” ujar Bahlil.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




