Bahaya Nomor Ponsel Daur Ulang: Celah Pembobolan Rekening via Kode OTP

LombokPost-Nomor telepon seluler yang sudah tidak digunakan tetapi masih terdaftar pada layanan perbankan berpotensi menjadi celah penipuan digital. Koalisi Jaringan Advokasi Perlindungan Hak Warga Negara (Jagalah Warga) menyoroti penyalahgunaan kode One-Time Password (OTP) melalui nomor seluler daur ulang yang dapat merugikan nasabah.
Salah satu kasus dialami Jessica Tjondrowidjojo. Kartu kreditnya pada sebuah bank swasta dibobol hingga 15 kali pada tengah malam ketika dirinya sedang tidur.
Jessica mengaku telah menghubungi bank untuk menyanggah transaksi yang tidak pernah dilakukannya. Namun, sanggahannya ditolak karena pihak bank menganggap penggunaan OTP sebagai bukti transaksi yang sah.
"Alasan yang diberikan bank adalah transaksi itu berhasil dilakukan menggunakan OTP (One-Time Password), dan kode OTP merupakan bukti bahwa transaksi tersebut secara sah dilakukan oleh saya,” kenangnya.
Menurut Jessica, pelaku menggunakan nomor telepon lamanya yang sudah tidak dipakai sejak 2021. Nomor itu telah didaur ulang oleh operator telekomunikasi, tetapi masih terdaftar pada akun kartu kreditnya.
Jessica menyayangkan pihak bank tidak mengambil langkah hukum untuk mengupayakan pengembalian dana. Bank justru menyatakan kedua pihak sama-sama mengalami kerugian dan menawarkan negosiasi pembayaran tagihan.
Ia tetap diminta membayar tagihan karena bank menilai pembobolan terjadi akibat kelalaian nasabah. Setelah kasusnya viral di media sosial Threads, bank memberikan pengurangan sebagian tagihan yang harus dibayarkannya.
Persoalan ini menjadi perhatian Koordinator Koalisi Jagalah Warga Halili Hasan dari SETARA Institute. Ia menilai penggunaan OTP melalui nomor seluler daur ulang memiliki kerentanan yang perlu ditangani penyedia layanan keuangan dan telekomunikasi.
"Situasi ini kian memprihatinkan," ujar Halili dalam diskusi publik bertajuk Membela Hak Publik: Kerentanan Warga Negara dalam Transaksi Digital di Jakarta, Kamis (22/10).
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




