Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mentan Amran Sulaiman Copot 8 Pegawai Bapanas dan Bulog Akibat Skandal Beras SPHP

M
Penulis: Marthadi❯
Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan kepada awak media. (Dimas Choirul/JawaPos.com)
Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan kepada awak media. (Dimas Choirul/JawaPos.com)

Advertisement

 

LombokPost - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengambil tindakan tegas terhadap anak buahnya. Ia resmi mencopot delapan pegawai Perum Bulog dan Bapanas yang terbukti terlibat dalam penyelewengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP.

Langkah ini diambil setelah ditemukan praktik curang di lapangan. Oknum tersebut melakukan pembongkaran kemasan, pengoplosan, hingga pengalihan beras subsidi menjadi beras premium demi keuntungan pribadi.

Advertisement

Amran menegaskan bahwa seluruh pihak yang bertanggung jawab dalam rantai distribusi beras tersebut langsung dinonaktifkan. Selain delapan orang yang dicopot, terdapat dua pegawai lain yang dijatuhi sanksi berupa peringatan.

Per hari ini kita copot semua. Semua yang berkaitan tadi, alurnya dari atas ke bawah, copot semua, kata Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/10).

Advertisement

Amran merasa prihatin dengan praktik kecurangan ini karena beras SPHP merupakan kebijakan pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga bagi rakyat kecil. Ia menyayangkan ada pihak yang tega mengambil keuntungan dari subsidi negara tersebut.

Ini untuk orang susah, itu pun dikorupsi. Ini untuk orang susah, ini dibongkar kemudian dijual mahal. Jahat enggak, tegas Amran.

Secara aturan, beras SPHP yang dibeli pelaku usaha seharga Rp 11.500 per kilogram harus dijual maksimal Rp 12.500 per kilogram di tingkat konsumen. Namun, oknum justru membongkar kemasan asli untuk dijual kembali sebagai beras premium atau mencampurnya dengan beras lain.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rapor Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih: Mentan Andi Amran Sulaiman Raih Skor Tertinggi

Rapor Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih: Mentan Andi Amran Sulaiman Raih Skor Tertinggi

Penilaian berbasis Government Performance Index (GPI) ini menempatkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di posisi puncak dengan skor 91,

Harga Beras Naik, Amran Janji Turun Pekan Ini

Harga Beras Naik, Amran Janji Turun Pekan Ini

Harga beras masih naik pada September. Mentan Amran menjanjikan harga turun pekan ini dengan dukungan stok Bulog 4,6 juta ton.

Mentan Amran Kenalkan PM-AAS Bidik Indonesia Jadi Eksportir Beras, Tingkatkan Pendapatan Petani melalui Penerapan Teknologi Modern

Mentan Amran Kenalkan PM-AAS Bidik Indonesia Jadi Eksportir Beras, Tingkatkan Pendapatan Petani melalui Penerapan Teknologi Modern

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimistis Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara pengekspor beras kedepannya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer