Pantauan di kanal Klik Bansos menunjukkan, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) senilai Rp 600 ribu kembali "mendarat" di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sejak Senin (22/12) malam.
Perpanjangan masa salur Bansos ini menjadi berkah tersendiri bagi KPM yang sebelumnya terkendala teknis perbankan.
Menariknya, pencairan saldo Bansos BPNT tahap 4 ini terpantau merata, baik untuk pemegang KKS terbitan lama (2017-2021) maupun KKS baru tahun 2025.
Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan sistem di bank penyalur, seperti BNI. Jadi bagi yang saldonya masih kosong kemarin, hari ini adalah momen krusial untuk mengecek kembali.
Selain dana tunai BPNT, deretan bantuan lain juga terpantau masih mengalir deras ke kantong masyarakat sebelum tutup buku anggaran 2025.
Berikut daftar bantuan yang terpantau masih cair per 23 Desember 2025.
1.Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT): Rp 600 ribu (Tahap 4).
2.Program Keluarga Harapan (PKH): Penyaluran Tahap 4 masih berproses secara bertahap.
3.Bantuan Pangan (Beras & Minyak): Distribusi beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter bagi warga yang memegang undangan resmi.
4.BLT Kesra: Nominal Rp 900 ribu bagi penerima yang masuk daftar namun belum sempat mencairkan.
5.Bantuan Pendidikan & Sosial Khusus: Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa dan Atensi Yatim Piatu (YAPI).
Pemerintah mengimbau KPM untuk rutin memantau saldo melalui ATM atau agen resmi seperti BNI Agen46 atau BRILink.
Hal ini penting untuk menghindari kendala administrasi jika dana mengendap terlalu lama di rekening saat pergantian tahun.
Apabila saldo sudah masuk, sebaiknya segera ditarik. Jangan sampai terkendala teknis perbankan saat sistem mulai memasuki fase tutup tahun.
Bagi warga yang statusnya masih belum jelas, disarankan untuk berkoordinasi dengan operator SIKS-NG di desa masing-masing guna memastikan tidak ada kendala data yang menyebabkan bantuan "tersangkut".
Editor : Siti Aeny Maryam